Cinta Bangga Paham Rupiah, Guru Penggerak Denpasar dan Bank Indonesia Gelar Training of Trainer

  • Bagikan

Denpasar – Dalam rangka pemulihan ekonomi pasca pandemi serta pembiasaan literasi digital, Komunitas Guru Penggerak Kota Denpasar bersama Bank Indonesia melakukan kolaborasi dalam kegiatan Training of Trainer (TOT) Cinta Bangga Paham Rupiah yang diselenggarakan di Gedung Bank Indonesia pada Sabtu, 6 Mei 2023.

Sebanyak 200 peserta yang terdiri dari para Fasilitator, Pengajar Praktik, Guru Penggerak, dan Calon Guru Penggerak di Kota Denpasar turut serta dalam kegiatan ini. Selain itu, hadir pula peserta undangan dari Komunitas Guru Penggerak Kabupaten Badung dan Gianyar.

Kegiatan yang secara resmi dibuka oleh Deputi Kepala KPW BI Bali, Gusti Agung Diah Utari tersebut didukung penuh oleh Disdikpora Kota Denpasar, Bapenda Kota Denpasar, Balai Guru Penggerak Prov. Bali, BPMP Provinsi Bali, PGRI Kota Denpasar, Kabid Ketenagaan Pendidikan Disdikpora Kota Denpasar, Kordinator Pengawas dan Komunitas Belajar.id Kota Denpasar.

BACA JUGA :  Gandeng Sumitomo, PT KHE Kebut Pembangunan PLTA Kayan

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kota Denpasar, berharap agar guru penggerak di Kota Denpasar dapat terus memberikan dukungan dan kontribusi positif dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di kota tersebut.

Kegiatan Talkshow Interaktif menghadirkan narasumber Kepala Badan Pendapatan Daerah Kota Denpasar, Dr. Ir. I Gusti Ngurah Eddy Mulya, S.E., M.Si., dan Kepala Balai Guru Penggerak Provinsi Bali Dr. I Wayan Surata, S.Pd., M.Pd., dengan dimoderatori oleh Guru Penggerak Angkatan 1, Ni Wayan Sariani, S.Pd.,Gr.

Kegiatan ini dibalut dengan suasana santai namun mampu membuat para peserta memahami tujuan dalam kegiatan ini. Selain itu, terdapat banyak doorprize yang memanjakan peserta sehingga peserta sangat antusias.

BACA JUGA :  Rp14.500 Per Liter, Minyak Goreng Curah di Cirebon Melimpah

Kegiatan TOT ini juga melibatkan BPD Bali dalam menyosialisasikan QRIS sebagai bukti kehadiran sesi akhir kegiatan sehingga semua peserta dapat mempraktikkan penggunaan pelayanan pembayaran digital. Hal ini merupakan wujud pengimplementasian TOT ini dan akan disebarluaskan atau dideseminasikan ke instansi bertugas masing-masing. (Ar)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *