Sambut G20, Menhub Minta Bandara Ngurah Rai Didesain Nuansa Bali

  • Bagikan
Menteri Budi Karya Sumadi saat menghadiri peletakan batu pertama revitalisasi Terminal VVIP Bandara I Gusti Ngurah dalam rangka persiapan Presidensi G20 (Foto: AP1)

BADUNG – Menteri Perhubungan (Menhub) Republik Indonesia, Budi Karya Sumadi, menghadiri peletakan batu pertama revitalisasi Terminal VVIP Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai guna mendukung perhelatan Presidensi G20 pada Oktober 2022 mendatang, Minggu (13/3) kemarin.

Pada kesempatan itu, ia meminta revitalisasi Terminal VVIP Bandara I Gusti Ngurah Rai yang akan digunakan oleh 20 kepala negara saat Presidensi G20 Bali Tahun 2022 dimulai hari ini. Sehingga pengerjaannya dapat selesai tepat waktu.

Tema dan konsep rancangan revitalisasi Terminal VVIP Bandara I Gusti Ngurah Rai menjelang Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 didesain dengan bangunan bernuansa Bali yakni dipresentasikan dalam bentuk bangunan Pavilion Hall atau dalam arsitektur tradisional Bali dikenal dengan nama Wantilan. Dimana Wantilan berarti suatu bangunan berfungsi sebagai tempat pertemuan masyarakat adat di Bali. 

BACA JUGA :  Polisi Jaga Ketat Kawasan Pertemuan Menkeu dan Gubernur Sentral se-Dunia di Nusa Dua Bali

Bangunan Wantilan beratap tingkat atau tumpang dua sebagai simbol bangunan publik. Ruang di bawah atap akibat bentuk tumpang dipercantik dengan hadirnya ukiran ornamen Bali dan lukisan Bali gaya Kamasan, Klungkung.

Kemudian untuk rancangan ruang dalam atau interior diperindah dengan penggunaan kain Songket Bali dan pintu masuk utama berornamen khas Bali Selatan di sisi berbatasan Landside dan khas Bali Utara berhadapan dengan sisi Airside. 

Wujud arsitektur Wantilan dilengkapi suasana atmosfer ruang luar atau lansekap bergaya arsitektur tradisional Bali.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *