Garuda Indonesia Kehilangan Status Bintang Lima, Perusahaan Siapkan Transformasi Layanan

  • Bagikan
Ilustrasi pesawat maskapai Garuda Indonesia. (PASCAL PAVANI / AFP)

JAKARTA- Maskapai nasional Garuda Indonesia resmi mengalami penurunan peringkat dalam penilaian lembaga pemeringkat penerbangan internasional Skytrax. Predikat maskapai bintang lima yang selama ini disandang Garuda kini berubah menjadi maskapai bintang empat.

Menanggapi hal tersebut, manajemen Garuda Indonesia menyatakan bahwa perubahan rating tersebut merupakan bagian dari dinamika dalam proses transformasi besar yang tengah dijalankan perusahaan.

Dalam keterangan resmi yang disampaikan Kamis (12/3), manajemen menyebut tahun 2026 menjadi fase penting untuk memperkuat fondasi layanan dan operasional perusahaan.

“Garuda Indonesia memahami hal tersebut sebagai bagian dari refleksi atas fase transformasi. Tahun 2026 akan kami perkuat melalui berbagai inisiatif penguatan landasan aspek layanan,” tulis manajemen Garuda Indonesia.

BACA JUGA :  Pimpinan MPR Undang Presiden Hadiri Sidang Tahunan dan Bahas Pokok Haluan Negara

Fokus Perbaikan Keuangan dan Layanan

Manajemen menjelaskan bahwa prioritas utama perusahaan saat ini adalah menyehatkan kinerja keuangan sekaligus memastikan keberlanjutan usaha maskapai. Perbaikan kualitas layanan akan dilakukan secara bertahap seiring dengan pembenahan tata kelola perusahaan yang lebih sehat dan adaptif.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, Garuda Indonesia tengah menyusun peta jalan (roadmap) komprehensif untuk memperbaiki berbagai titik layanan penumpang atau touch points.

Beberapa aspek yang menjadi fokus pembenahan antara lain:

1. Layanan Bandara
Garuda akan melakukan penyegaran layanan darat (ground service) serta perbaikan fasilitas ruang tunggu penumpang melalui program lounge revamp.

2. Pengalaman Kabin
Maskapai juga berencana meningkatkan kualitas layanan selama penerbangan (inflight service) serta mengembangkan berbagai platform digital untuk menunjang pengalaman penumpang.

BACA JUGA :  Jokowi Klaim Ambil Alih Kendali Ruang Udara di Kepulauan Riau

3. Sentuhan Khas Garuda
Perusahaan tetap mempertahankan konsep 5 senses experience—meliputi penglihatan, pendengaran, penciuman, rasa, dan sentuhan—yang selama ini menjadi identitas layanan Garuda Indonesia.

Transformasi Menuju Standar Global

Garuda mengakui bahwa mengembalikan kualitas layanan ke standar tertinggi memerlukan waktu serta implementasi strategi yang terukur dan konsisten.

Meski demikian, perusahaan optimistis transformasi yang tengah dijalankan akan memperkuat daya saing Garuda di industri penerbangan global sebagai maskapai pembawa bendera nasional (flag carrier).

“Melalui implementasi transformasi yang disiplin dan terukur, Garuda Indonesia optimistis dapat memperkuat posisinya di kancah global,” tulis manajemen dalam pernyataan tersebut.

Penurunan peringkat ini menjadi tantangan tersendiri bagi Garuda Indonesia di tengah upaya pemulihan perusahaan setelah melalui proses restrukturisasi. Di sisi lain, kondisi tersebut juga menjadi pengingat penting bagi maskapai untuk menjaga konsistensi kualitas layanan premium bagi para penumpangnya.*

BACA JUGA :  Presiden Jokowi Resmikan Jalan Tol Binjai-Langsa Seksi I Binjai-Stabat
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by MonsterInsights