Universitas Budi Luhur Tegaskan Prinsip Zero Tolerance Kepada Tindakan Pelecehan Seksual

  • Bagikan

JAKARTA – Buntut dari dugaan adanya pelecehan seksual oleh dosen kepada mahasiswinya, Universitas Budi Luhur tegaskan komitmennya dalam menciptakan lingkungan kampus yang aman, bermartabat, dan bebas dari segala bentuk kekerasan seksual, perundungan, serta intoleransi melalui penerapan prinsip zero tolerance.

Rektor Universitas Budi Luhur, Prof. Dr. Agus Setyo Budi, M.Sc menyampaikan bahwa pihak kampus merespons serius setiap laporan yang masuk, termasuk dugaan kasus kekerasan seksual yang baru-baru ini mencuat.

Universitas Budi Luhur memastikan bahwa setiap laporan ditindaklanjuti secara profesional melalui mekanisme yang berlaku.

Agus mengungkapkan, berdasarkan hasil investigasi dan pemeriksaan oleh Tim Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (Satgas PPKPT), kampus telah mengambil langkah tegas, cepat, dan terstruktur.

BACA JUGA :  BMKG Sebut Gempa M 6,2 di Aceh Singkil Dipicu Aktivitas Lempeng Indo-Australia

“Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah menonaktifkan dosen terkait melalui penerbitan Surat Keputusan Rektor Nomor: K/UBL/REK/000/006/02/26 tentang Pembebasan Tugas Bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi pada Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026, yang berlaku sejak 27 Februari 2026,” ungkap Agus dalam kepada awak media di Kampus Universitas Budi Luhur, Rabu (08/04/26).

Pihak universitas menegaskan bahwa kejadian ini menjadi pembelajaran penting untuk terus melakukan perbaikan berkelanjutan, guna memastikan terciptanya ruang yang aman dan nyaman bagi seluruh civitas akademika.

“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan sistem pencegahan dan penanganan, serta menjaga kepercayaan publik dalam menciptakan lingkungan kampus yang berintegritas,” tambah Agus.

Universitas Budi Luhur juga menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak dan mengajak seluruh elemen kampus untuk bersama-sama menjaga nilai-nilai keamanan, penghormatan, dan keadilan di lingkungan pendidikan.

BACA JUGA :  Polemik Korupsi 'Cash Back', Ketum Zulmansyah Sekedeng: PWI Tetap Satu

“Kami berterimakasih atas segala dukungan yang diberikan dan tetap mempercayakan penanganan hal ini kepada kami,” pungkas Agus.*(Danang)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by MonsterInsights