BANTEN – Polda Banten bekerja sama dengan Esports Indonesia ESI Provinsi Banten dan Indonesia Esports Association IESPA akan menggelar Turnamen Esports Kapolda Cup 2026. Kegiatan ini bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 dan akan berlangsung 4–5 Juli 2026 di Serang.
Turnamen ini sekaligus menjadi ajang penjaringan atlet esports terbaik Provinsi Banten untuk mewakili daerah pada kompetisi tingkat nasional Kapolri Cup 2026.
Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea didampingi AKBP Andi Setyo Wibowo menjelaskan turnamen ini wujud komitmen Polri mendukung generasi muda melalui kegiatan positif, kreatif, dan berprestasi.
“Kapolda Cup 2026 bukan sekadar kompetisi esports, tetapi menjadi wadah pembinaan generasi muda yang memiliki potensi di bidang digital. Melalui kegiatan ini kami ingin menjaring atlet-atlet esports terbaik Banten yang nantinya dapat bersaing di tingkat nasional pada Kapolri Cup 2026,” ujar Kombes Pol Maruli saat rapat persiapan.
Lanjut Maruli mengatakan perkembangan esports saat ini telah menjadi bagian industri kreatif yang memberi ruang bagi generasi muda berprestasi sekaligus menjauhkan mereka dari aktivitas negatif di dunia digital.
“Esports dapat menjadi sarana efektif membangun karakter disiplin, sportivitas, kerja sama tim, serta meningkatkan kreativitas generasi muda. Kami berharap kegiatan ini melahirkan talenta-talenta esports yang membanggakan Provinsi Banten,” lanjutnya.
AKBP Andi Setyo Wibowo menyampaikan pelaksanaan turnamen melibatkan ESI Banten dan IESPA untuk memastikan kompetisi berjalan profesional, transparan, dan menjunjung tinggi fair play.
“Kami telah berkoordinasi dengan ESI Banten dan IESPA menyiapkan sistem pertandingan, perangkat pendukung, serta wasit profesional. Harapannya seluruh peserta bertanding sehat dan sportif sehingga menghasilkan atlet terbaik yang siap membawa nama Banten di tingkat nasional,” kata AKBP Andi.
Perwakilan ESI Provinsi Banten menyambut baik pelaksanaan Kapolda Cup 2026. “Kolaborasi Polda Banten, ESI, dan IESPA langkah strategis menciptakan ekosistem esports sehat dan berkelanjutan. Kami optimistis Kapolda Cup 2026 melahirkan atlet potensial yang mampu bersaing di level lebih tinggi,” ujarnya.
Senada, perwakilan IESPA menyatakan turnamen ini bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga sarana edukasi sportivitas, etika bermain, dan pemanfaatan teknologi digital positif.
Kapolda Cup 2026 mengusung tema “Mencetak Juara Daerah Menuju Panggung Nasional” dan mempertandingkan cabang gim Mobile Legends: Bang MLBB.
Kegiatan ini kelanjutan kompetisi tingkat Polres jajaran Polda Banten yang telah menjaring tim-tim terbaik untuk berkompetisi di tingkat provinsi.
Melalui kegiatan ini Polda Banten berharap mempererat hubungan Polri dengan masyarakat khususnya generasi muda, sekaligus mendorong lahirnya atlet esports berprestasi yang mengharumkan nama Provinsi Banten di tingkat nasional maupun internasional.*

























