5 Tersangka Diringkus Polres Lhokseumawe Lantaran Terlibat Kasus Narkoba

  • Bagikan
Foto: ilustrasi

LHOKSEUMAWE – Tim opsnal Polres Lhokseumawe sejak dua pekan terakhir berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan narkoba jenis sabu, dan 5 orang tersangka berhasil diringkus dan kini sudah mendekam di sel Polres Lhokseumawe.

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Henki Ismanto, SIK, mengatakan, proses pengungkapan kasus narkoba tersebar dibeberapa TKP yaitu di Dusun Kumbang, Desa Meunasah Mee, Kecamatan Muara Dua Kota Lhokseumawe, Jalan Elak Desa Meunasah Kulam dan Dusun Buket, Desa Meunasah Blang, Kecamatan Kuta Makmur, Aceh Utara serta di Desa Pusong Lama, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe.

Lanjut Kapolres, adapun tersangka yang ditangkap dalam kasus tersebut, AA (39) warga Muara Dua, AK (34) warga Kuta Makmur, HS (26) warga Dewantara, Aceh Utara, SU (46) warga Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe dan MZ (36) warga Kecamatan Samudera, Aceh Utara.

BACA JUGA :  Eksekusi di Atas Makam, Kuburan di Surabaya Jadi Tempat Prostitusi

“Dalam pengungkapan lima kasus ini, personel juga berhasil mengamankan barang bukti dengan total keseluruhan 37,84 gram sabu,” ujarnya, Selasa (8/11/2022).

Lanjut AKBP Henki Ismanto, tersangka AA ditangkap pada tanggal 26 Oktober 2022 lalu di salah satu gudang bongkar muat di Muara Dua beserta barang bukti sabu dan satu unit timbangan digital warna hitam.

Menurut pengakuan tersangka AA, barang haram itu dibeli dari MEX (DPO) untuk diperjualbelikan kembali. Sedangkan tersangka AK, dibekuk pada tanggal yang sama di sebuah bengkel motor di Kecamatan Kuta Makmur dengan barang bukti sabu yang dibeli AK dari Bang Din (panggilan DPO) dengan tujuan diperjualbelikan kembali.

“Tersangka HK ditangkap di kawasan jalan Elak pada Jumat (28/10/2022) lalu di salah satu ruko. Dari tangan tersangka, personel menyita barang bukti sabu dan timbangan digital. Pengakuan tersangka, barang ini dibeli dari IN (DPO) untuk dijual kembali. Tersangka SU ditangkap di rumahnya dan tersangka MZ ditangkap di bawah jembatan Geudong, Samudera pada Rabu (2/11/2022),” pungkasnya.

BACA JUGA :  Presiden RI Tinjau Pompa Hidram Kodam IX/Udayana di Desa Oinlasi

Kapolres Lhokseumawe menambahkan, ke lima tersangka dijerat dengan UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkoba dengan ancaman hukuman pidana penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling singkat lima tahun dan denda Rp 1 milliar paling banyak Rp 10 miliar.

Penulis: Abdul HalimEditor: Renoto Sirengga
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *