Dirikan Sanggar Tari dan Tabuh “Vijaya Kusuma”, Ajendam IX/Udayana Lestarikan Budaya Bali

  • Bagikan
Foto : Istimewa

Denpasar – Bali sebagai destinasi wisata dunia, memiliki pesona panorama yang luar biasa indah, eksotis, dan mempesona. Selain itu, yang paling menjadi daya tarik tersendiri dari wisatawan manca negara dan domestik adalah kehidupan sosial dan budaya masyarakatnya yang memiliki kultur budaya adat serta tradisi setempat. Salah satu jenis kesenian yang menonjol adalah seni tari dan tetabuhan.

Dalam rangka melestarikan Seni Tari dan Tetabuhan, Ajendam IX/Udayana dibawah pimpinan Kolonel Caj Paham Priyono, S.E., M.M., meresmikan dimulainya pembukaan Sanggar Tari dan Tetabuhan yang bernama Sanggar Tari Vijaya Kusuma di Kantor Ajendam IX/Udayana, Jalan P.B. Sudirman, Denpasar, pada Sabtu (23/4/2022).

“Sanggar Tari dan Tabuh Vijaya Kusuma yang memiliki jadwal latihan dua kali dalam seminggu tersebut, dilatih oleh PNS I Ketut Sumarna selaku pelatih tari dan PNS I Wayan Kumpul selaku pelatih tetabuhan,” ungkap Kolonel Caj Paham Priyono selaku Kepala Ajendam IX/Udayana.

BACA JUGA :  Kodim 1628/Sumbawa Barat Gelar Tradisi Lepas Sambut Pejabat Dandim

Lebih lanjut disebutkan bahwa kedua pelatih ini memang sudah tersohor kemahirannya, karena sudah menekuni bidang tersebut sejak usia muda hingga saat ini dan masih berstatus sebagai PNS Ajendam IX/Udayana. Disamping itu, kedua pelatih tersebut juga mengasuh sanggar tari di tempat tinggal masing-masing.

“Hingga saat ini Sanggar Vijaya Kusuma sudah merekrut anak didik sebanyak 15 orang terdiri dari 10 orang sebagai siswa kelas tabuh dan 5 orang sebagai siswa kelas tari,” ujarnya.

Dijelaskannya, sistem pembelajaran meliputi tiga tingkat, terdiri dari tingkat dasar antara lain untuk kelas tari berupa pengenalan gerak dasar, sedangkan kelas tabuh berupa teknik pukulan dan pengenalan nada. Selanjutnya tingkat menengah antara lain untuk kelas tari berupa memainkan tarian dasar, sedangkan kelas tabuh berupa memainkan lagu. Berikutnya untuk tingkat terampil antara lain untuk kelas tari berupa menarikan tarian yang diiringi gamelan, sedangkan kelas tabuh berupa memainkan lagu dan mengiringi tarian.

BACA JUGA :  Pentingnya Jaga Kesehatan, Personel Korem 163/WSA Laksanakan Rikkes Berkala

“Siswa pada tingkat terampil ini diharapkan sudah mampu tampil lengkap dengan busana tari dan tabuh untuk mengisi acara pada event-event yang diselenggarakan di jajaran Kodam IX/Udayana maupun instansi lainnya. Dengan demikian, keberadaan Sanggar Vijaya Kusuma, dapat menjadi wahana untuk mencetak seniman- seniman muda berbakat dibidang seni tari dan tabuh, sekaligus sebagai regenerasi seniman-seniman senior yang dimiliki Ajendam IX/Udayana,” jelasnya.

Seiring dengan dibukanya sanggar tari Vijaya kusuma, Kolonel Caj Paham Priyono, S.E., M.M., berharap banyak masyarakat yang mengetahuinya, sehingga animo peserta semakin meningkat dan bertambah jumlahnya.

“Salah satu cara untuk melestarikan kebudayaan nasional khususnya kebudayaan daerah dalam hal ini budaya Bali adalah dengan mendirikan Sanggar tari dan tabuh sebagai wahana untuk mengenalkan kesenian asli Bali ke tengah-tengah masyarakat,” tandas Kaajendam IX/Udayana.

BACA JUGA :  Pangdam IX/Udayana Pimpin Sidang Pantukhir Calon Prajurit Tamtama TNI AD

Pihaknya juga berharap agar kedepannya Sanggar Vijaya Kusuma bisa mendapat perhatian dari masyarakat umum, sehingga upaya menjaga dan melestarikan budaya asli Indonesia khususnya budaya Bali dapat terlaksana dengan baik.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *