Pengalaman Mistis Penabuh Gendang Dalam Film KKN di Desa Penari

  • Bagikan
Ubaid Ijlal Abror menjadi salah satu penabuh gendang di film KKN di Desa Penari.

Proses syuting film KKN di Desa Penari rupanya diwarnai kesan mistis. Hal ini diungkapkan oleh Ubaid Ijlal Abror yang turut ambil peran sebagai pengrawit gamelan atau penabuh gendang dalam film tersebut.

Dia mengaku pernah didatangi seorang kakek sepuh yang memberi peringatan agar berpantang pada sejumlah hal selama proses pembuatan film tersebut. Kakek sepuh itu sendiri tinggal di area hutan tempat syuting film KKN di Desa Penari.

Ubaid merupakan putra asli Banyuwangi asal Kecamatan Muncar. Saat memerankan penabuh gendang dalam film KKN di Desa Penari, ia masih sebagai salah satu mahasiswa Institut Seni Indonesia (ISI Yogyakarta). Selain dirinya, ada Obi berperan sebagai penabuh kluncing dan Sylvi sebagai penari. Keduanya adalah warga Tegaldlimo, Banyuwangi.

BACA JUGA :  Kabar Duka, Aktor Lawas Rudy Salam Meninggal Dunia Hari Ini

Saat pertama kali menginjakkan kaki di lokasi syuting tepatnya di areal hutan Wanagama, Gunung Kidul, Yogyakarta, dia diberi peringatan untuk tidak melakukan hal-hal tercela.

“Ketika pertama kali saya sudah menggarap dan musiknya sudah jadi, setelah itu kita syuting. Setelah sampai ke lokasi, tiba-tiba saya didatangi sosok orang tua sudah sepuh, dia bilang le, lak ndek kene ojo aneh-aneh (nak, kalau di sini jangan berbuat yang aneh-aneh),” kata Ubaid sambil menirukan pesan kakek tua, Senin (23/5).

Bahkan setiap apapun yang semula ada di dalam hutan tidak boleh dibawa pulang sedikit pun. Jika dilanggar, maka akan ada konsekuensi yang bakal ditanggung sendiri mengenai hal-hal yang tidak diinginkan.

BACA JUGA :  Penyebab Lesti Kejora Polisikan Rizky Billar: Dicekik dan Dibanting

“Kalau sampai batas apa-apa, katanya akan berakibat fatal,” cetus Ubaid melanjutkan perkataan Kakek tua.

Dalam sin film yang diperankan, Ubaid diminta untuk memadukan antara gamelan Jawa dan gamelan khas Banyuwangi, selain itu tarian yang dibawakan juga diminta bagaimana mirip dengan tarian asli Banyuwangi.

Saat ditanya mengenai lokasi asli terjadinya kisah mistis KKN Desa Penari, ia menduga kuat terjadi di Banyuwangi, sebab nyaris setiap musik dan gerakan tari kental dengan ciri khas Bumi Blambangan.

“Saat itu saya diminta untuk memadukan gamelan Jawa dan gamelan Banyuwangi, tapi tetap gamelan Banyuwangi yang mendominasi, begitu pula dengan tarian yang ingin diambil dari Banyuwangi, dari situ kemungkinan ya di Banyuwangi,” ungkap Ubaid Ijlal Abror.*

BACA JUGA :  Media Bongkar Hubungan Elon Musk dengan Pegawainya Hingga Punya Bayi Kembar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *