Sindir Der Panzer, Warga Qatar Lakukan Gestur Tutup Mulut Sambil Bentangkan Poster Ozil

  • Bagikan
Warga Qatar bentangkan poster Mesut Ozil sambil tutup mulut saat Spanyol vs Jerman di Piala Dunia 2022. (Foto: REUTERS/John Sibley)

AL KHOR– Warga Qatar bentangkan poster Mesut Ozil sambil tutup mulut saat Spanyol vs Jerman di Piala Dunia 2022. Itu merupakan aksi balasan terhadap protes yang sempat dilayangkan kubu Der Panzer.

Sebelumnya Jerman melakukan protes jelang melawan Jepang pada matchday pertama Grup F Piala Dunia 2022. Manuel Neuer dan kolega menutup mulut saat sesi foto sebelum kick off.

Tindakan ini dilakukan sebagai bentuk protes mereka terhadap aturan FIFA yang melarang penggunaan ban kapten one love yang menjadi simbol LGBT.

Aksi protes Timnas Jerman menimbulkan pro dan kontra. Tapi sebagian besar warga Qatar tidak suka dengan aksi yang dilakukan tim asuhan Hansi Flick itu.

BACA JUGA :  Jadwal Piala Dunia 2022 Jumat 25 November: Belanda vs Ekuador Kick Off 23.00 WIB

Mereka pun kini membalasnya dengan membawa poster Ozil dan melakukan gestur tutup mulut. Mereka mendatangi Stadion Al Bayt, tempat berlangsungnya laga Jerman kontra Spanyol.

Sepanjang laga tersebut para warga Qatar terus memajang poster Ozil sembari melakukan gestur tutup mulut. Tindakan itu dilakukan bukan tanpa alasan.

Pasalnya, Ozil merupakan sosok pemain yang punya andil besar dalam kesuksesan Der Panzer saat menjuarai Piala Dunia 2014. Namun, dia memilih pensiun pada 2018 karena mendapat perlakuan rasis dari Federasi Sepak Bola Jerman (DFB) sampai kalangan masyarakat Jerman.

Dia mendapatkan perlakuan tersebut ketika melakukan pertemuan dengan Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan sebelum Piala Dunia 2018 dimulai. Karena hal tersebut, dia kerap mendapat kritikan. Namun faktor utamanya, Ozil yang memiliki darah keturunan Turki kerap mendapat perlakuan rasis dan diskriminatif.

BACA JUGA :  Timnas U20 Berhasil Libas Moldova 3-1, Shin Tae Yong: Banyak yang Dievaluasi

Maka dari itu warga Qatar membalas aksi protes Timnas Jerman. Mereka berpandangan DFB memiliki standar ganda tentang pemahaman rasialis mengingat mereka sendiri melakukan rasisme terhadap Ozil.

Terlepas dari aksi tersebut, pertandingan antara Jerman kontra Spanyol berakhir imbang dengan skor 1-1. Asa Der Panzer untuk lolos ke babak 16 Besar Piala Dunia 2022 masih terbuka. Hal itu bisa terwujud jika mereka mencuri poin penuh di matchday ketiga melawan Kosta Rika.(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *