7 Orang Tewas dan 6 Hilang dalam Banjir Terparah 80 Tahun Terakhir di Korea Selatan

  • Bagikan
Bus terjebak banjir di luar Stasiun Seocho di Seoul, Korea Selatan. Korea Selatan banjir parah, akibat hujan lebat di Seoul. (Foto/Twitter/@cafetero7878)

Sekitar 80 bagian jalan negara, tiga jalan bawah tanah dan 26 tempat parkir tepi sungai diblokir karena masalah keamanan. Masuk ke 134 jalur pendakian di empat taman gunung nasional, termasuk Gunung Bukhan di pinggiran utara Seoul, tetap dilarang. 19 rute feri penumpang juga tidak beroperasi pada Selasa.

Pihak berwenang juga menutup beberapa jalan raya di Seoul pada Selasa pagi, termasuk jalan tol Olimpiade dan Dongbu. Otoritas pemadam kebakaran juga menyelamatkan 88 orang dari aliran banjir di Gyeonggi dan daerah lain.

Kementerian dalam negeri meningkatkan tingkat pengawasan kerusakan banjir dari “waspada” menjadi “serius” pada pukul 01.00 Selasa dini hari.

Administrasi Meterologi Korea mencatat bahwa pusat negara dan wilayah lainnya menerima hujan hingga 50 mm per jam, dengan akumulasi curah hujan di Seoul mencapai 422 mm dari Senin hingga pukul 8 pagi Selasa.

BACA JUGA :  Aktor Na Chul di Drama Vincenzo Meninggal Dunia di Usia 36 Tahun

Badan cuaca mengatakan lebih banyak hujan hingga 300 mm diperkirakan akan mengguyur wilayah ibu kota dan Provinsi Gangwon hingga Rabu.

Bagian utara provinsi Chungcheong dan wilayah pedalaman barat laut Provinsi Gyeongsang Utara juga dapat mengalami hujan lebat hingga 200 mm.

Dinas Kehutanan Korea mengeluarkan peringatan tanah longsor di 47 kota dan kabupaten di seluruh negara Selasa pagi, termasuk di sembilan distrik di Seoul, bagian dari provinsi Incheon, Gyeonggi, Gangwon, dan Chungcheong Utara dan Selatan.(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by MonsterInsights