TANGSEL – Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui Dinas Kesehatan menggelar kegiatan “Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu Tahun 2026” di Aula Kecamatan Serpong Utara, Kamis (02/07/2026).
Acara dibuka dengan sambutan Plt. Camat Serpong Utara Dahlan,S.Sos. Ia menegaskan komitmen kecamatan untuk terus mendukung dan memfasilitasi pergerakan posyandu di 7 kelurahan agar pelayanan kesehatan primer semakin dekat dengan masyarakat.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangsel dr. Allin Hendalin Mahdaniar, M.K.M menyampaikan data terkini posyandu di Serpong Utara.
“Saat ini ada 74 Posyandu yang seluruhnya aktif. Dari 476 kader, hasil penilaian kompetensi menunjukkan 96 orang di tingkatan Purwa, 240 orang Madya, 123 orang Utama, dan 17 orang kader baru belum memiliki kriteria,” paparnya.
dr. Allin menegaskan tujuan kegiatan ini adalah menambah pengetahuan dan keterampilan kader. “Agar mereka semakin terlatih, terampil, dan percaya diri dalam mengawal pelayanan rutin di lapangan,” ujarnya.
Staf Ahli Wali Kota Bidang Kemasyarakatan dan SDM Kota Tangsel H. Ika, S.E., M.M secara resmi membuka kegiatan. Ia menyoroti perubahan besar dalam sistem kesehatan.
“Sesuai Permendagri Nomor 13 Tahun 2024, posyandu kini bukan lagi sekadar tempat pelayanan kesehatan biasa, melainkan wadah pemberdayaan masyarakat yang strategis,” tegas H. Ika.
Beliau menjelaskan Transformasi Pelayanan Kesehatan Primer kini fokus pada pendekatan berbasis siklus hidup, mulai dari bayi hingga lansia, bukan lagi berbasis program sektoral.
Pemkot menargetkan seluruh kader menguasai 25 keterampilan dasar bidang kesehatan. Targetnya, di tahun 2026 seluruh posyandu di Tangsel menjadi posyandu aktif yang responsif dan terjangkau.
Sebagai materi puncak, Ketua KLPI Pusat Nenden Muchtar memberikan pembekalan bertema “Masa Tua Bahagia”.
Ia menekankan pentingnya pemberdayaan lansia secara fisik dan psikologis agar tetap sehat, aktif, produktif, mandiri, serta bermartabat.
“Penuaan penduduk harus dihadapi dengan pola hidup teratur, pemeliharaan fungsi kognitif melalui aktivitas sosial, serta olahraga rutin seperti Senam Lansia Bugar. Dengan begitu angka kesakitan bisa diminimalkan, dan lansia tidak dipandang sebagai beban, melainkan sebagai subjek yang membawa kearifan,” jelasnya.
Dengan sinergi Kecamatan, Dinkes, pimpinan daerah, hingga pakar, kegiatan ini diharapkan menjadi batu loncatan bagi kader Posyandu Serpong Utara untuk menjadi ujung tombak kesehatan demi kesejahteraan warga Kota Tangerang Selatan.

























