Kompolnas Lakukan Evaluasi Kesiapan Pengamanan Balap MotoGP Mandalika

  • Bagikan
Kompolnas evaluasi kesiapan personel kepolisian untuk pengamanan MotoGP Mandalika (Poto:Istimewa0

LOMBOK – Tim Komisi Kepolisian Nasional (Komplonas) akan melakukan evaluasi dan pengecekan  untuk memastikan agar kegiatan even balap motor paling bergengsi di dunia yakni MotoGP Mandalika, Nusa Tenggara Barat berjalan sesuai yang direncanakan.

Mereka akan mengevaluasi personel kepolisian yang akan melakukan pengamanan di Sirkuit Mandalika.

“Kompolnas melakukan survei atau pengecekan ke lokasi dalam rangka mengecek kesiapan rencana pengamanan motoGP 2022,” ucapnya ujar salah satu anggota Kompolnas Pudji Hartanto Iskandar, melaui keterangan yang diterima (26/2).

Dia menegaskan Kompolnas mendapatkan laporan dari Kapolda NTB melalui kepala biro operasi bahwa sistem pengamanan sudah disiapkan.

“Tentunya itu tidak terlepas dari sinergitas dengan pemangku kepentingan yang lain, pemerintah setempat, karena ini adalah kerjanya bangsa Indonesia maka perlu adanya sinergitas terhadap pelaksanaan motoGP Mandalika 2022,” jelas Pudji.

BACA JUGA :  Dewas KPK Masih Kumpulkan Bukti Terkait Dugaan Gratifikasi Tiket MotoGP Lili Pintauli

Pudji mengatakan Polri sudah siap dari segi keamanan, namun dia mengingatkan pihak berwajib harus mengusut dugaan isu mafia tiket dan hotel yang selama ini ramai jadi perbincangan.

Selain itu, terkait kesiapan di lokasi, Pudji mengingatkan jangan sampai timbul gejolak di tengah masyarakat seperti demonstrasi yang terjadi saat WSBK lalu dan pemasangan-pemasangan baliho yang bisa membuat citra Mandalika menjadi buruk.

“Kompolnas menyampaikan kepada Polri khususnya Polda NTB bagaimana mengamankan itu semua dari segala macam jenis ancaman,” tuturnya.

Dia berharap pihak Kepolisian dan pihak terkait lainnya agar segera melakukan sosialisasi terhadap bagaimana kegiatan akan berjalan nanti.

Terpisah, Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto menyampaikan pihak Polda NTB dan Polres jajaran akan memaksimalkan sosialisasi lagi kepada masyarakat maupun penonton MotoGP.

BACA JUGA :  Hari Ini Dewan Pengawas KPK akan Putuskan Kasus Gratifikasi MotoGP Lili Pintauli

“Sosialisasi dilakukan dalam bentuk rekayasa lalu lintas bagi penonton ke sirkuit, penggunaan drone atau pesawat nir-awak, lokasi tukar tiket/gelang hingga lokasi parkir,” pungkasnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *