Norwegia Cabut Semua Aturan Pembatasan Sosial Pencegahan Covid-19

  • Bagikan
Perdana Menteri Norwegia, Jonas Gahr (poto: AFP)

JAKARTA – Setelah Belanda mencabut pembatasan kegiatan masyarakat pandemic Coivid-19, kini giliran Norwegia juga mencabut semua aturan pembatasan pencegahan Covid-19, seperti wajib masker dan jaga jarak. Padahal kasus varian Omicron tengah melonjak di negaranya.

Demikian dikatakan Perdana Menteri Norwegia, Jonas Gahr, dalam keterangan pers mengutip AFP, Rabu (16/2).

“Aturannya sudah lenyap. Kami mencabut rekomendasi jarak sosial,” kata Gahr Sabtu (12/2) lalu.

“Sekarang kita bisa berkumpul seperti biasa di kelab, di acara kebudayaan, serta tempat perkumpulan lain. Bisa juga berangkat dan pulang kerja menggunakan bus, kereta api, dan kapal feri,” imbuh Gahr.

Dengan pengumuman ini, Norwegia mencabut semua aturan pembatasan terkait Covid-19, termasuk kerja dari rumah, jumlah maksimal orang dalam perkumpulan, dan batasan penjualan alkohol di bar serta restoran.

Aturan isolasi selama empat hari bagi yang terpapar Covid-19 juga tak lagi menjadi keharusan. Aturan ini sekarang hanya bersifat rekomendasi.

Selain itu, anak-anak yang memiliki gejala pernapasan pun tak harus dites Covid-19. Sebelumnya, mereka yang punya gejala ini harus dites untuk mendeteksi virus corona.

Meski demikian, Gahr menekankan pandemi Covid-19 belum selesai. Ia lantas menyarankan orang-orang yang belum divaksin dan kelompok rentan tetap menerapkan jaga jarak dan memakai masker.

Menanggapi pencabutan aturan tersebut, Institut Kesehatan Masyarakat Norwegia (FHI) menegaskan bahwa negara itu belum mencapai puncak kasus Omicron.

Mereka memprediksi, puncak gelombang Omicron akan segera datang. FHI menduga sekitar tiga atau empat juta orang akan terinfeksi virus corona di musim panas ini.

Sementara itu, lonjakan memang terlihat dari jumlah pasien rawat inap. Direktur FHI, Camilla Stoltenberg, mengatakan bahwa jumlah pasien Covid yang dirawat di rumah sakit melonjak 40 persen pada pekan lalu.

Hingga kini, total kasus Covid-19 di Norwegia mencapai 1 juta dengan angka kematian tercatat 1.513 jiwa.


BACA JUGA :  Diplomat Rusia: AS Jadi Negara Pertama di Dunia Gunakan Bom Atom pada Warga Sipil di Hiroshima
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *