Polisi Tangkap Penyuntik Filler Sebabkan Wanita di Jakbar Meninggal Dunia

  • Bagikan
Polsek Taman Sari tangkap penyuntuik filler payudara (Ilustrasi)

JAKARTA – Polsek Taman Sari menangkap tersangka suntik filler payudara berinisial ER yang membuat wanita berinisial RCD meninggal dunia di sebuah hotel di kawasan Mangga Besar, Jakarta Barat.

RCD diduga meninggal dunia usai menjalani suntik filler payudara di hotel tersebut. Ia ditemukan tewas pada Sabtu (19/2) lalu.

Kapolsek Taman Sari Kompol Rohman Yongky mengatakan ER ditangkap di daerah Cikupa, Kabupaten Tangerang dan saat ini diperiksa insentif di Polsek Tamansari.

“Saat ini terduga tersangka sudah kita amankan. Sedang kita dalami terduga pelaku ini untuk motifnya,” kata Kapolsek Tamansari Kompol Rohman Yongky kepada wartawan, Selasa (22/2).

Selain itu, polisi juga mengamankan orang yang mengantarkannya ke hotel untuk melakukan penyuntikan tersebut.

BACA JUGA :  Gandeng FBI, Polri Lacak Aliran Uang ke Luar Negeri Terkait Korupsi Lahan Cengkareng

Namun, kata Yongky, driver atau orang yang mengantarkan ER itu hanya berstatus sebagai saksi. Belum jadi tersangka seperti ER.

“Iya masih saksi karena kita juga perlu pembuktian scientific ya untuk mengumpulkan bukti pasti penyebab kematiannya,” tutur Yongky.

Sebelumnya, seorang perempuan berinisial RDC ditemukan meninggal dunia di sebuah kamar hotel di daerah Mangga Besar, Jakarta Barat pada Sabtu (19/2).

Korban diduga tewas usai menjalani suntik filler payudara dengan harga Rp3,5 juta.

“Sebelum filler payudara dia terlihat baik baik saja tapi nanti kami cek keseluruhan,” kata Kanit Reserse Kriminal Polsek Tamansari AKP Roland saat dihubungi, Senin (21/2).

Roland juga menyebut bahwa orang yang melakukan suntikan payudara terhadap korban itu bukan seorang dokter.

Diduga ada malapraktik dalam kasus ini. Sebab, ada cairan yang keluar dari bekas suntikan payudara yang dijalani oleh korban.

“Ada cairan yang keluar dari payudara yang habis disuntik makanya dia (korban) lemas dan kedinginan. Kemungkinan (malapraktik) iya, tapi di bukan dokter ya,” ujarnya.


BACA JUGA :  Fantastis, Polisi Bekuk 74 Pelaku Curanmor di Surabaya
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *