Ridwan Kamil Bercuit di Twitter Soal IKN Nusatara, Begini Respon Warganet

  • Bagikan

BALI – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil kembali mengunggah sebuah video perencanaan tata ruang Ibu Kota Negara (IKN) baru di sosial media Twitter. Ia juga bertanya harapan warganet terhadap pembangunan IKN ini.

IBU KOTA NEGARA resmi dinamai “Nusantara”. Apa harapan kita kepada ibu kota baru ini?” tulis Ridwan dalam akun twitternya @ridwankamil, Sabtu (22/1) yang dilihat Senin (24/1).

Pria yang akrab di sapa kang Emil itu juga membuat postingan serupa di akun platform media sosial lain yaitu Facebook dan Instagram.

Video berdurasi 2 menit 20 detik tersebut menampilkan rancangan IKN yang terpusat dan diklaim memiliki pendekatan desain sensitif terhadap lingkungan.

Dalam medsos itu, Ridwan menyebut lokasi IKN nantinya akan bebas banjir dan kenaikan air muka laut, sekaligus mempertahankan area-area tinggi.

BACA JUGA :  Berenang di Sungai Aare, Putra Gubernur Jabar Ridwan Kamil Hilang Terseret Arus

Video tersebut mengunggah berbagai klaim kelebihan yang akan dimiliki oleh IKN.
Warganet pun merespon dengan membanjiri kolom komentar, sebagian optimis dan banyak juga yang pesimistis.
Tak ketinggalan, Mantan Menteri Kelautan Susi Pudjiastuti pun ikut membalas cuitan Emil tersebut dengan mengetikkan titik-titik panjang (“……..”).

HARAPAN SAYA: terlebih dahulu ada jajak pendapat ke warga +62, atau minimal kalangan terbatas kalangan kampus + budayawan + pakar, etc. Kenapa? Agar terjaminnya keberlanjutan proyek IKN untuk antisipasi masalah hukum kedepannya kepemilikan lahan di sekitar IKN tidak didominasi pemodal,” sahut Wahyu lewat akunnya @Wahyu_Uniform.

Sedangkan, banyak warganet lainnya meminta pemerintah untuk membatalkan pembangunan tersebut. Pasalnya, menurut mereka kondisi pandemi serta kebutuhan dasar rakyat Indonesia masih belum terpenuhi.

BACA JUGA :  Menteri Luhut Laporan Hasil Kunjungan ke Arab Saudi ke Presiden Jokowi

Harapanku, dibatalkan saja, Indonesia tak butuh IKN baru, masih banyak kebutuhan dasar rakyat yang belum terpenuhi,” cuit @hobimobil.

Namun, beberapa optimisme warga pun tampak dalam kolom komentar twitter Ridwan. Seperti ungkapan Imre yang berharap proyek IKN ini tidak berujung menjadi kota mati.

Semoga gak berakhir jadi proyek gagal dan ibu kota mati. Kalau beneran ga kesampean, semoga yg terlibat dalam buang2 duit ini dihukum seberat2nya di akhirat,” tutur Imre dalam akun twitternya @ImreNagi.

Sebelumnya, Presiden Jokowi mengungkap ciri-ciri sosok yang akan dipilih menjadi Kepala Otorita IKN usai UU IKN disahkan.

“Paling tidak, pernah memimpin daerah dan punya background arsitek,” ungkap Jokowi di pertemuan dengan beberapa pemimpin redaksi media massa nasional di Istana Kepresidenan, Jakarta, dilansir detik.com pada Rabu (19/1).

BACA JUGA :  Jokowi Resmikan Politeknik Dr. Aloysius Benedictus Mboi Unhan NTT

Diketahui, ada sejumlah politikus dengan riwayat kepala daerah dan pendidikan arsitektur. Di antaranya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang merupakan lulusan Teknik Arsitektur Institut Teknologi Bandung. Sebelum memimpin Jabar, dia juga pernah menjadi Wali Kota Bandung.

Selain itu, Wali Kota Makassar Ramdhan Pomanto yang merupakan Dosen Arsitektur di Universitas Hasanuddin serta eks Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini alias Risma lulusan jurusan Arsitektur Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya.

(my)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *