Video Emak-emak Serukan Jokowi Mundur di Dalam Ruang Sidang DPD Beredar di Medsos

  • Bagikan
Tangkapan layar video emak-emak menyuarakan aspirasi di Gedung Nusantara V, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. (Foto: Tangkapan layar TikTok @suararakyattiktok)

JAKARTA – Video seruan sejumlah ibu-ibu (emak-emak) yang meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) mundur beredar di media sosial. Seruan tersebut disampaikan dalam bentuk nyanyian “Jokowi mundur”.

Video yang berdurasi 38 detik serta menggunakan latar dari video TikTok tersebut adalah Gedung Nusantara V, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

Gedung Nusantara V merupakan ruang sidang Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI. Para emak-emak ini bernyanyi “Jokowi mundur” sambil memegang spanduk yang sudah dipersiapkan sebelumnya dengan tulisan sindiran terhadap DPR.

Tulisan dalam spanduk tersebut adalah, “DPR: Dewan Pengkhianatan Rakyat. DPR: Dewan Penipu Rakyat. DPR: Dewan Perampok Rakyat”. Di akhir video, seorang emak-emak dengan suara tegas mengatakan, “Jokowi kamu harus mundur, kamu tidak malu…”

BACA JUGA :  BMKG: Guncangan Gempa Susulan di Cianjur Mencapai 236 Kali hingga Hari Ini

Pada akhir video nampak Dewan Pengurus Poros Nasional Kedaulatan Negara (PNKN) Marwan Batubara. Namun, belum diketahui secara pasti apakah video itu dibuat oleh emak-emak yang tergabung dengan PNKN atau tidak. Diketahui, pada Senin, 28 Maret 2022, PNKN di bawah pimpinan Abdullah Hehamahua beraudiensi dengan Ketua DPD, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti di Gedung Nusantara V, Kompleks Parlemen.

Berdasar informasi, audiensi itu dihadiri oleh Dewan Pengurus PNKN, Abdullah Hehamahua, Marwan Batubara dan Jenderal TNI (Purnawirawan) Sunarko; Letjen TNI Mar (Purn) Soeharto, Guru Besar Universitas Indonesia yang juga pegiat UI Watch, Taufik Bahauddin; Dewan Pengurus Pusat Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia, Eggy Sudjana dan Habib Muchsin Alatas, sejumlah aktivis, mahasiswa dan aliansi rakyat lainnya.

BACA JUGA :  Orasi Unjuk Rasa, Menantu Habib Rizieq Minta Menag Bertaubat
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *