Viral! Sopir Taksi Gelap Diduga Patok Tarif Tak Wajar untuk Penumpang dari Terminal Kalideres ke Bandara Soetta

  • Bagikan

JAKARTA – Sebuah video yang viral di media sosial TikTok memperlihatkan dugaan praktik tarif tak wajar yang dilakukan oleh seorang sopir taksi gelap terhadap penumpang dari Terminal Kalideres, Jakarta Barat, menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta).

Peristiwa tersebut mencuat setelah korban berinisial HH mengunggah rekaman percakapannya dengan sopir saat berada di dalam mobil dalam perjalanan menuju Bandara Soetta.

Dalam rekaman itu, korban terlibat adu argumen dengan sopir terkait tarif perjalanan. Korban mengaku keberatan karena tarif yang dibebankan tidak sesuai dengan kesepakatan awal, yakni sebesar Rp100.000.

Menurut korban, sebelum berangkat ia telah menyampaikan bahwa jumlah penumpang sebanyak empat orang. Namun, di tengah perjalanan sopir diduga mengubah tarif menjadi Rp100.000 per orang, sehingga total biaya yang harus dibayar mencapai Rp400.000.

BACA JUGA :  Dewan Pers Desak Aparat Penegak Hukum Usut Peretasan Awak Redaksi Narasi

“Kalau tahu begitu saya enggak mau. Kan dari tadi bapak sudah tahu kami berempat dan ongkosnya Rp100.000. Kenapa tiba-tiba jadi Rp100.000 per orang, jadi Rp400.000? Kalau dari awal bilang begitu, pasti saya tawar,” ujar korban dalam rekaman percakapan tersebut.

Korban menyebutkan bahwa sopir sejak awal sudah mengetahui jumlah penumpang sebanyak empat orang dan tidak pernah menjelaskan bahwa tarif Rp100.000 berlaku per orang. Namun, saat perjalanan berlangsung, sopir baru menyampaikan bahwa tarif tersebut dihitung per penumpang.

Meski merasa keberatan, korban akhirnya tetap membayar tarif sebesar Rp400.000.

“Ya sudah, enggak apa-apa. Saya bayar, tapi saya enggak ikhlas,” kata korban saat menyerahkan uang kepada sopir.
Saat dikonfirmasi, HH membenarkan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (26/7/2026) dini hari di Terminal Kalideres.

BACA JUGA :  Kadis PU Sukabumi Perkuat Sinergi dengan Media untuk Dukung Pembangunan Infrastruktur

“Tanggal 26 Juli 2026, hari Minggu, di Terminal Kalideres,” kata HH saat dikonfirmasi, Senin (27/7/2026).

Hingga berita ini ditayangkan, Kepala Terminal Kalideres, Nur Prasetyo, belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan praktik tarif tak wajar yang dilakukan oleh oknum sopir taksi gelap tersebut.

Penulis: JohnitEditor: Reno Prayitno
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by MonsterInsights