Penemuan 4 Mayat di Kalideres Berawal dari Bau Busuk Menyengat

  • Bagikan
Foto: istimewa

JAKARTA – Penemuan empat mayat di Blok AC5 nomor 7, Perumahan Citra Garden Satu Extension, Kalideres, Jakarta Barat, Kamis (10/11/2022) malam diketahui masih satu keluarga.

Berawal dari kecurigaan warga akan bau busuk yang menyengat dari salah satu rumah, ketua RT setempat bersama warga membongkar rumah tersebut, Kamis (10/11) malam.

Benar saja, saat dilakukan bongkar paksa ditemukan empat orang satu keluarga tewas dalam kondisi sudah membusuk, lalu penemuan keempat jenazah tersebut dilaporkan ke Polsek Kalideres.

Keempatnya, dua laki-laki dan dua perempuan tersebut, ditemukan di ruangan yang berbeda. Dua jenazah ditemukan di kamar depan, satu orang di kamar belakang, serta satu orang lainnya di ruang tamu.

BACA JUGA :  Muhammadiyah Tanggapi Pinangki yang Lepas Hijab Usai Bebas Bersyarat

Menurut Asiung, Ketua RT 07, RW 15, bau menyengat tersebut telah tercium sejak hari Senin yang dilaporkan dari tetangga sebelah rumah. Keesokan harinya, petugas PLN yang hendak memutus aliran listrik juga melaporkan hal yang sama. Baru pada Kamis malam, dirinya dan warga memberanikan diri membongkar rumah tersebut.

“Karena beberapa hari ini menimbulkan bau dari hari Senin tetangga sebelah lapor bau bangkai, lalu Selasa ada petugas PLN mau memutus memutus listrik mencium bau juga,” kata Asiung.

Sementara itu, pihak Kepolisian Sektor Kalideres bersama Satreskrim Polres Jakarta Barat serta Resmob Polda Metro Jaya yang tiba di lokasi langsung melakukan olah TKP.

Belum banyak yang dapat disampaikan oleh pihak Kepolisian, namun Kasat Reskrim Polres Jakbar, Kompol Haris mengatakan telah mengamankan sejumlah barang bukti berupa barang-barang pribadi milik keempat jenazah antara lain KTP, ponsel, serta buku-buku catatan. Petugas juga telah memeriksa sejumlah saksi.

BACA JUGA :  Soal Citayam Fashion Week, Polisi Minta Tak Ganggu Ketertiban Umum

“Pihak Polsek datang bersama warga, Pak RT melakukan upaya paksa membuka pintu luar dan pintu dalam, dan pada saat dibuka ditemukan ada 4 jenazah di dalam, 2 laki laki dan 2 perempuan. Menurut informasi masyarakat mereka satu keluarga. Kondisinya saat ditemukan sudah meninggal dunia,” ujar Haris.

“Dari olah TKP sejauh ini belum ditemukan tanda-tanda kekerasan. Jenazah kita bawa ke Kramatjati (RS Polri) untuk diautopsi. Sudah ada saksi-saksi yang diperiksa. Kita amankan juga beberapa bukti yang ada kaitannya dengaan perkara ini. Ada beberapa barang bukti yang kita amankan seperti catatan, HP,” kata Haris.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *