Video Aksi Heroik Anak SD Panjat Tiang Bendera Viral di Medsos

  • Bagikan
Seorang siswa SD Negeri Sukajaya 3, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, naik tiang bendera karena ingin memperbaiki tali pengerek yang tersangkut, Senin 31 Oktober 2022. (Foto: istimewa)

JAWA BARAT – Video seorang siswa SD Negeri Sukajaya 3, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, mendadak viral. Pasalnya, siswa itu naik tiang bendera karena ingin memperbaiki tali pengerek yang tersangkut.

Dalam video amatir tersebut, siswa bernama Romi itu dengan berani memanjat tiang bendera. Romi dibantu para guru yang memegang tiang bendera agar tidak terjatuh.

Aksi siswa kelas enam itu dilakukan secara spontan. Meski terbilang pemberani, Romi mengaku takut. Ia pun sempat gemetaran ketika sampai di atas tiang bendera.

“Pas di atas lihat ke bawah takut, pas sudah berhasil memperbaiki talinya seneng,” kata Romi, Selasa (1/11/2022).

Kepala Sekolah, Narli Sunaryo mengatakan, para guru dan siswa lainnya salut dengan keberanian dari Romi. Para guru juga terkejut secara tiba-tiba Romi memanjat tiang bendera.

BACA JUGA :  Gunung Anak Krakatau Siaga Level III, Warga Dilarang Mendekat

“Masalah anak itu bisa naik, kebetulan dia spontanitas pak. Memang anak badannya tidak terlalu besar akhirnya dia dengan keberaniannya yang dia miliki, naik ke atas sampai ke puncaknya. Itu pun sempat buat kita terkejut, ternyata siswa kami punya keberanian sejauh itu, tetapi di situ juga para guru tidak lepas tangan. Semua yang di bawah menunggu dengan keadaan takut hal-hal yang tidak diinginkan terjadi,” kata Narli.

Narli menjelaskan, tiang bendera itu sebelumnya tidak bermasalah saat digunakan upacara Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2022 lalu. Namun bendera tidak bisa diturunkan saat ingin digunakan upacara selanjutnya. Berkat keberanian Romi, upacara di sekolah tersebut bisa berjalan.

BACA JUGA :  Kabupaten Aceh Singkil Diguncang Gempa Magnitudo 6,2

“Kebetulan begini pak, itu masalahnya upacara pada hari Sumpah Pemuda tanggal 28 Oktober bapak, ibu guru juga ikut, kemudian bendera itu sudah ada di atas, nah Senin paginya, pas mau upacara ternyata bendera itu tidak bisa diturunkan tetapi malah nyangkut,” pungkasnya.

Penulis: Latif HarisEditor: Renoto Sirengga
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *