NTB – Petugas Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Mataram dibantu TNI- Polri serta Pengelola Taman Hutan Raya melakukan evakuasi seorang korban tewas karena tenggelam di wisata Air Terjun Segenter, Desa Pakuan, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Koordinator lapangan SAR Mataram Kadek Agus Ariawan mengatakan jenazah korban seorang pelajar atas nama Mohammad Zona Rizkika, warga asal Kelurahan Bertais, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram ditemukan pada pukul 07.16 Wita.
“Korban kami temukan pada pukul 07.16 Wita, korban ditemukan dalam keadaan sudah meninggal dunia di bawah air dengan kedalaman sekitar satu meter,” ungkapnya, Senin (23/1/2023).
Tim SAR gabungan sebelumnya melakukan pencarian dengan melakukan penyisiran dan penyelaman di tempat hilangnya korban, dan sekitar satu meter dari kedalam air terjun jenazah korban bisa temukan Senin pagi.
“Dari tadi pagi kita melakukan penyelaman dari area LKP kemudian ada tim yang menyisir langsung menemukan korban dalam posisi ada di sekitar dasar air terjun,” ujarnya.
Selanjutnya jenazah korban dibawa ke puskesmas Surandi untuk dilakukan visum luar dan akan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dilakukan disemayamkan dan dimakamkan.
Sebelumnya korban datang seorang diri ke tempat wisata Air Terjun Segenter Desa Pakuan pada Minggu (22/1/2023) datang dengan menggunakan sepeda motor, namun tak lama kemudian tiba-tiba air air bah datang dan menyeret tubuh korban.
Warga setempat sempat melakukan upaya pertolongan dengan memegang salah satu bagian tubuhnya. Namun kuatnya arus yang diakibatkan terjangan air bah yang datang secara tiba-tiba, korban pun terlepas. Karena kondisi tidak memungkinkan dan faktor keselamatan, akhirnya warga kembali naik dari air terjun.
Di tempat hilangnya korban, petugas menemukan sepeda motor pakaian korban dan identitas korban.

























