Suasana Haru dan Bahagia Iringi Kelulusan Siswa SDN Bumirejo 1 Mungkid

  • Bagikan

MAGELANG — Suasana haru dan bahagia menyelimuti halaman SD Negeri Bumirejo 1, Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, dalam acara “Wasana Warsa” sekaligus pelepasan siswa kelas VI tahun ajaran 2025/2026, Kamis (18/6/2026).

Sebanyak 18 siswa resmi dinyatakan lulus setelah menempuh pendidikan selama enam tahun. Prosesi pelepasan berlangsung khidmat sejak pukul 09.00 WIB, dihadiri oleh guru, orang tua siswa, serta seluruh warga sekolah.

Kepala SDN Bumirejo 1, Istiqomah, S.Pd.SD, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas kelulusan seluruh siswa.

“Hari ini menjadi momen yang sangat membahagiakan. Dari 18 siswa, alhamdulillah semuanya lulus. Ini merupakan kebanggaan bagi kami para guru yang telah mengantarkan anak-anak ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi,” ujarnya.

BACA JUGA :  Gubenur Koster Buka Festival Layang-Layang di Pantai Padanggalak Denpasar

Ia juga berpesan kepada para siswa untuk terus semangat dalam menuntut ilmu dan meraih cita-cita.

“Teruslah belajar dan mencari ilmu setinggi mungkin. Seperti pepatah, carilah ilmu sampai ke negeri Cina. Semoga kalian menjadi generasi yang sukses di masa depan,” tambahnya.

Rasa bahagia juga dirasakan para orang tua. Salah satu wali murid, Tatik Widyati (35), mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada para guru.

“Alhamdulillah anak saya lulus. Saya sangat berterima kasih kepada para guru yang telah mendidik anak saya dari kelas 1 hingga kelas 6. Semoga para guru selalu sehat dan dalam lindungan Allah SWT,” tuturnya.

Acara pelepasan semakin meriah dengan penampilan seni dari para siswa. Mulai dari tarian yang dibawakan siswa kelas IV dan V, paduan suara, hingga tarian tradisional dari siswa kelas I yang tampil lucu dan menggemaskan, mengundang tepuk tangan para hadirin.

BACA JUGA :  Panitia Tak Akan Jual Tiket Laga Persib Vs Persija pada Jak Mania, Ini Alasannya

Guru kelas VI dalam sambutannya turut menyampaikan rasa haru dan bangga atas perjalanan para siswa selama enam tahun.

“Dari yang awalnya belum bisa membaca, kini mereka siap melanjutkan ke jenjang SMP. Kami berpesan agar mereka menjaga nama baik sekolah, rajin belajar, serta selalu menghormati guru dan orang tua,” ujarnya.

Momen paling mengharukan terjadi saat sesi sungkeman. Satu per satu siswa bersimpuh, memeluk, dan meminta maaf kepada orang tua serta guru. Tangis haru pun pecah, menyaksikan perjalanan tumbuh kembang anak-anak yang kini siap melangkah ke fase berikutnya.

Perwakilan siswa kelas VI dalam pidato perpisahan menyampaikan ucapan terima kasih dan permohonan maaf kepada para guru.

BACA JUGA :  Imigrasi Denpasar Detensikan Bule yang Rusak Mobil Polisi

“Terima kasih atas bimbingan Bapak dan Ibu guru. Maaf jika selama ini kami sering berbuat salah. Sekolah ini adalah rumah kedua kami. Kami akan terus berusaha berprestasi meski telah meninggalkan bangku SD,” ucapnya dengan suara bergetar.

Acara ditutup dengan doa bersama dan sesi foto. Para lulusan tampak bangga mengenakan busana tradisional sambil membawa map ijazah, menandai kesiapan mereka melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.*(Nana)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by MonsterInsights