Dinkes Tangsel Genjot CKG 46% dan Turunkan Stunting ke 7,5% di Tahun 2026

  • Bagikan

TANGSEL – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang Selatan menggelar apel pagi sebagai momentum memperkuat komitmen pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat, Senin (8/6/ 2026).

Kepala Dinkes Kota Tangsel dr. Allin Hendalin Mahdaniar, mengapresiasi kedisiplinan, kekompakan, dan dedikasi seluruh pegawai. Ia meminta Aparatur Sipil Negara ASN di lingkungan Dinkes Tangsel terus meningkatkan kapasitas diri serta menanamkan nilai dasar ASN, terutama sikap adaptif menghadapi dinamika pelayanan kesehatan.

Arahan tersebut sejalan dengan capaian Pemkot Tangsel yang meraih penghargaan Terbaik III Regional Jawa-Bali dalam Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting. Prestasi ini memacu Dinkes Tangsel menargetkan penurunan angka stunting dari 10,5% menjadi 7,5% pada 2026.

Komitmen pelayanan juga terlihat dari pemantauan jamaah haji. Dari empat kloter jamaah haji asal Kota Tangsel, dua kloter telah kembali ke tanah air dalam kondisi sehat. Hasil ini menunjukkan efektivitas skrining kesehatan haji sebelum keberangkatan.

BACA JUGA :  Khawatir Jadi Proyek Bancakan, Pembangunan SMAN 1 Pondoksalam Diminta Transparan

Saat ini Dinkes Tangsel mengakselerasi program prioritas nasional. Fokus utama pada penanggulangan Tuberkulosis TBC dan perluasan Cek Kesehatan Gratis CKG. Capaian CKG saat ini 23% dan ditargetkan naik menjadi 46% pada Oktober 2026.

Berdasarkan laporan Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons SKDR minggu ke-21, sejumlah penyakit menular menunjukkan tren penurunan. Kasus campak turun setelah Outbreak Response Immunization ORI mencapai target imunisasi 96%. Kasus Demam Berdarah Dengue DBD juga menurun dibanding minggu sebelumnya. Meski begitu, dr. Allin mengingatkan jajaran tetap memperkuat upaya promotif dan preventif.

Ke depan, Dinkes Tangsel bersiap menghadapi Survei Status Gizi Indonesia SSGI dan Verifikasi Kota Sehat Tingkat Provinsi. Verifikasi ini menjadi langkah awal menuju penilaian Kota Sehat Tingkat Nasional tahun depan.

BACA JUGA :  Sachrudin: Ayo Bayar Zakat untuk Perkuat Kepedulian Sosial

Perhatian untuk lansia juga ditingkatkan. Tahun ini Dinkes Tangsel menargetkan pembentukan 35 Pos Lansia baru. Pos Lansia tidak hanya melayani pemeriksaan fisik, tetapi juga menyediakan pelayanan kesehatan tradisional, dukungan psikologis, dan program pemberdayaan.

Menutup apel, dr. Allin mengajak seluruh pegawai menjaga semangat, soliditas, serta kesehatan fisik dan mental. Ia berpesan agar jajaran bekerja ikhlas demi mewujudkan target pembangunan kesehatan di Kota Tangerang Selatan.*

Penulis: NixonEditor: Renoto
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by MonsterInsights