BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem Selama Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

  • Bagikan
Ilustrasi hujan lebat. (Foto/istimewa)

JAKARTA — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi potensi cuaca ekstrem masih akan mewarnai periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di sejumlah wilayah Indonesia. Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai dampak cuaca, mulai dari hujan lebat hingga angin kencang dan gelombang tinggi.

Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto, mengatakan potensi cuaca ekstrem diperkirakan terjadi secara luas seiring dinamika atmosfer yang masih aktif di wilayah Indonesia.

“Pada periode Natal dan Tahun Baru 2025/2026, BMKG memprediksi cuaca ekstrem berpotensi terjadi di banyak wilayah di Indonesia,” ujar Guswanto, Sabtu (20/12).

BMKG mencatat wilayah yang perlu mendapat perhatian khusus meliputi Sumatra, Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan, Sulawesi, hingga Papua. Di kawasan tersebut, masyarakat diminta waspada terhadap hujan lebat, genangan, serta perubahan cuaca yang dapat terjadi secara mendadak.

BACA JUGA :  KPU dan Bawaslu Periode 2022-2027 akan Dilantik 12 April 2022

“Waspadai genangan dan perubahan cuaca yang cepat,” kata Guswanto.

Selain hujan lebat, BMKG juga mengingatkan adanya potensi angin kencang dan gelombang tinggi, khususnya di wilayah perairan. Risiko tersebut meningkat seiring potensi terbentuknya siklon tropis di sekitar Samudra Hindia dan Laut Arafura.

Untuk wilayah Jabodetabek, BMKG memprakirakan hujan dengan intensitas ringan hingga sedang masih berpotensi terjadi di sejumlah titik. Pada periode 19–21 Desember 2025, cuaca di Jakarta diperkirakan didominasi hujan ringan hingga sedang.

Sementara itu, pada Hari Natal, 25 Desember 2025, Jakarta Pusat dan sekitarnya diprediksi mengalami hujan ringan. Adapun hujan ringan disertai petir berpotensi terjadi di wilayah Jakarta Utara pada hari yang sama.

BACA JUGA :  Geger 100 Pulau di Indonesia akan Dilelang Situs Asing, Ini Penjelasan Mendagri

BMKG menegaskan bahwa meskipun hujan lebat tidak terjadi setiap hari, masyarakat tetap perlu waspada terhadap potensi hujan petir dan angin kencang, terutama pada siang hingga sore hari.

BMKG juga mengimbau masyarakat untuk selalu memantau informasi cuaca sebelum melakukan perjalanan, terutama selama masa libur akhir tahun.

“Hindari perjalanan jauh tanpa mengecek prakiraan cuaca dari BMKG. Waspadai wilayah rawan banjir atau genangan di Jabodetabek, serta siapkan rencana alternatif apabila terjadi hujan petir atau angin kencang saat perayaan Natal,” imbau BMKG.*

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by MonsterInsights