Jadi Korban Mutilasi, Puluhan Kucing Mati Mengenaskan Badan-Kepala Terpisah di Tasikmalaya

  • Bagikan
Petugas Unit Inafis Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota melakukan olah TKP di kuburan kucing yang dimutilasi. (Foto: (c) Asep Juhariyono)

TASIKMALAYA- Sebanyak 21 ekor kucing di Pasar Cikurubuk dan Indihiang, Kota Tasikmalaya, menjadi korban penyiksaan dan mutilasi oleh orang tak dikenal. Saksi menyebut saat ditemukan, mayat kucing itu telah dibariskan di lokasi penemuan belakang terminal Pasar Indihiang.

Tantan Yeri Supriyatna (30), tukang parkir, mengatakan, saat ditemukan, posisi 13 mayat kucing sudah berjejer rapi. Kondisi mayat kucing itu mengenaskan, kepala dan badan terpisah.

“Saat ditemukan kondisinya sudah tidak ada darahnya. Mayat-mayat kucing itu ditemukan pada Sabtu (1/10/2022) pagi sekitar jam 05.00 WIB. Kami menguburkan semua kucing yang sudah mati itu,” kata Tantan Yeri Supriyatna.

Untuk mengungkap kasus ini, Unit Inafis Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota bersama Polsek Indihiang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan menggali lokasi kuburan kucing tersebut untuk kepentingan penyelidikan. Petugas meminta keterangan dari sejumlah saksi di lokasi kejadian.

BACA JUGA :  Bocah 5 Tahun Jalani Operasi Akibat Alat Kelamin Dipotong Ayah Kandung

Diberitakan sebelumnya, Polres Tasikmalaya Kota mengusut kasus pembunuhan puluhan kucing di Pasar Cikurubuk dan Indihiang, Kota Tasikmalaya. Tim Inafis Polres Tasikmalaya Kota diterjunkan untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di area parkir angkot sekitar Pasar Indihiang Kota Tasikmalaya, Senin (3/10/2022).

“Menindaklanjuti pengaduan Ketua Tasikmalaya Peduli Kucing, Polres Tasikmalaya Kota menerjunkan Unit Inafis Sat Reskrim dan Polsek Indihiang untuk melakukan olah TKP dan membongkar kuburan kucing,” kata Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Azhari Kurniawan.

AKBP Azhari Kurniawan memastikan, Polres Tasikmalaya Kota akan mengusut kasus ini sampai tuntas hingga pelakunya ditangkap dan dihukum atas perbuatannya.

“Ya hal itu (kasus pembunuhan kucing dengan mutilasi) sempat viral kemarin. Kami sedang upayakan untuk mengungkap kasus ini dan menangkap pelakunya,” ujar AKBP Aszhari Kurniawan. 

Sementara itu, Polsek Indihiang dan Unit Inafis Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota bersama Ketua Tasikmalaya Peduli Kucing Rellys Irel dan drh Zainel Muttaqin melakukan olah TKP dan membongkar kuburan kucing. Di sini ditemukan 7 bangkai kucing dengan kepala terpenggal.

BACA JUGA :  Berawal Kenalan di Medsos, Pemuda di Bantul Kena Bacok Saat Hendak Lamar Istri Orang

“Kami bantu melakukan penyelidikan, pengaduannya sudah ke Polres karena kasus yang dilaporkan sama dengan yang terjadi di Pasar Cikurubuk,” kata Kapolsek Indihiang AKP H Iwan. 

Berdasarkan keterangan beberapa saksi, ujar AKP H Iwan, awalnya  bangkai kucing ditemukan berjejer didekat kios bakso. Kemudian warga berinisiatif menguburkannya di belakang terminal Pasar Indihiang.

Diketahui, Kota Tasikmalaya geger! Puluhan ekor kucing mati diduga akibat disiksa dan dimutilasi di dua lokasi, Pasar Cikurubuk dan Indihiang, Kota Tasikmalaya, Ahad (2/10/2022).

Kasus itu pun viral di Kota Tasikmalaya setelah foto-foto puluhan mayat kucing beredar di beberapa platform media sosial (medsos). 

Ketua Tasikmalaya Peduli Kucing, Rellys Irel mengatakan, mayat-mayat kucing dengan kondisi mengenaskan ditemukan 8 ekor di Pasar Cikurubuk dan 13 ekor di Pasar Indihiang, sehingga jumlahnya mayat kucing yang ditemukan sebanyak 21 ekor.

BACA JUGA :  Untuk Biaya Berobat Orang Tua, Oknum ASN Kemenkumham 5 Kali Curi Motor

Tasikmalaya Peduli Kucing, kata Rellys Irel, menemukan 10 kucing di Pasar Cikurubuk, 8 telah mati dan dua dapat diselamatkan. Saat ini, dua ekor kucing malang itu dalam pengobatan. Kondisi kedua kucing sangat mengenaskan. 

“Ada kucing yang tengah hamil disayat di bagian perutnya di ambil plasentanya, sehingga anak-anak dari kucing itu mati. Kalau yang di Pasar Indihiang, 13 kucing semuanya mati tidak ada yang bisa diselamatkan,” kata Ketua Tasikmalaya Peduli Kucing, Senin (3/10/2022).

Mayat-mayat kucing yang ditemukan di dua lokasi tersebut, beberapa diantaranya dalam kondisi leher tergorok, kucing yang sedang hamil disayat perutnya dan diambil plasentanya.(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *