Jelang Puasa, Pemkab Sukabumi Koordinasi Jaga Stabilitas Harga Sembako

  • Bagikan

SUKABUMI — Menjelang Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah/2026, Bupati Sukabumi H. Asep Japar bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta Forkopimcam Palabuhanratu melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Semi Modern (PSM) Palabuhanratu, Kamis (12/2/2026).

Sidak tersebut dilakukan untuk memastikan ketersediaan bahan pokok serta menjaga stabilitas harga di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang Ramadan.

Dalam peninjauan itu, sejumlah komoditas strategis menjadi perhatian, di antaranya daging ayam ras, minyak goreng, dan beras. Berdasarkan hasil pantauan di lapangan, harga daging ayam tercatat mengalami kenaikan hingga menyentuh Rp45.000 per kilogram.

“Kami melihat ada kenaikan pada beberapa komoditas, terutama daging ayam. Ini menjadi perhatian serius karena menjelang Ramadan biasanya permintaan meningkat,” ujar Bupati Asep Japar.

BACA JUGA :  Pj Bupati Tangerang Buka Seleksi Kompetensi Dasar Penerimaan CPNS Tahun 2024

Menurutnya, lonjakan harga ayam dipicu oleh meningkatnya kebutuhan pasar, termasuk untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kondisi tersebut menyebabkan persaingan pasokan di tingkat distributor, sehingga ketersediaan ayam di pasaran berkurang dan harga terdorong naik.

“Hari ini kebutuhan ayam bersaing dengan kebutuhan MBG, sehingga terjadi keterbatasan pasokan. Ketika permintaan naik dan stok terbatas, harga pun ikut terdorong,” jelasnya.

Selain daging ayam, Bupati juga menyoroti harga minyak goreng dan beras yang masih relatif terkendali, meski menunjukkan kecenderungan fluktuatif. Pemerintah Kabupaten Sukabumi, kata dia, akan segera melakukan langkah koordinatif dengan berbagai pihak, termasuk Perum Bulog dan para distributor, guna menjaga stabilitas pasokan dan harga.

BACA JUGA :  Kerja Sama Seluruh Elemen Pemkot Tangerang Hadirkan Kestabilan Ekonomi 

“Kami akan melakukan koordinasi, termasuk dengan Bulog dan distributor, agar tidak terjadi kenaikan signifikan menjelang puasa dan Lebaran. Mudah-mudahan harga bisa tetap stabil dan masyarakat tidak terbebani,” pungkasnya.

Pemerintah daerah memastikan akan terus memantau perkembangan harga dan ketersediaan bahan pokok di sejumlah pasar tradisional maupun modern sebagai langkah antisipasi lonjakan harga menjelang hari besar keagamaan.*(Asep)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by MonsterInsights