Kasus Gigitan Anjing Rabies di Bali Alami Lonjatan Drastis

  • Bagikan
Kasus gigitan anjing rabies di Jembrana mengalami lonjakan drastis (Foto:Istimewa)

Seekor anjing lokal betina berumur tiga tahun menggigit dua orang pada Senin (14/3).

Kasus gigitan ini diketahui terjadi karena ada provokasi dari korban. Setelah dilakukan pengambilan dan pengujuan sampel otak anjing, hasilnya dinyatakan positif rabies.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Keswan Kesmavet) Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Jembrana, drh. I Wayan Widarsa dikonfirmasi Selasa (22/3) mengakui adanya dua kasus gigitan anjing rabies.

Salah satunya diakuinya kasus anyar untuk wilayah Kecamatan Pekutatan yang terdiri dari delapan desa yang selama tiga tahun terakhir sempat terkategori wilayah zona hijau.

“kasus positif di Juwuk Manis itu lokasinya berdekatan dengan perbatasan antara Jembrana-Buleleng,” ujarnya.

BACA JUGA :  Kapolres Buleleng akan Beri Sanksi Anggotanya Jika ada Penyimpangan Perilaku

Ia juga menyebut kedua anjing rabies tersebut memang belum mendapatkan vaksin.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by MonsterInsights