Keracunan Massal Usai Resepsi Pernikahan di Bogor, Sisa Makanan hingga Ikan Tongkol Diuji Laboratorium

  • Bagikan
Keracunan makanan massal di Bogor makan korban hingga 84 orang usai resepsi pernikahan. (Foto ilustrasi)

BOGOR- Polsek Tenjo Resor Bogor, tengah menyelidiki dugaan keracunan makanan yang dialami 84 orang, usai menghadiri resepsi pernikahan di Desa Babakan akhir pekan lalu.

Kapolsek Tenjo Iptu Suyadi menjelaskan, pihaknya berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor, untuk memeriksa sisa makanan dan sampai air yang digunakan untuk memasak dalam hajatan tersebut.

“Sampel ada sisa makanan, ikan tongkol, air untuk memasak. Itu semua diuji laboratorium oleh Dinkes Kabupaten Bogor,” kata Iptu Suyadi, Senin (13/2).

Selain itu, kepolisian juga meminta keterangan dari warga penyelenggara resepsi pernikahan yang digelar pada Jumat (10/2).

“Ada sekitar tujuh orang kita wawancara minta keterangan. Pengantinnya kan dirawat juga karena ikut makan,” beber Suyadi.

BACA JUGA :  Masyarakat Dilarang Sebar Video Kelakuan Bule Nakal di Bali, Polisi: Ada Undang-Undang ITE

Hasil pemeriksaan sementara, penyelenggara hajatan membeli bahan makanan dari pasar, kemudian dimasak sendiri, lalu disajikan saat resepsi pernikahan.

Namun, sehari kemudian atau Sabtu (11/2) puluhan warga mengeluhkan mual, pusing hingga lemas serta gejala keracunan lainnya ke Puskesmas.

“Penyebabnya kita masih tunggu hasil laboratorium sampel makanan dan air di Dinkes Kabupaten Bogor,” terangnya.

Diberitakan sebelumnya, 84 orang diduga mengalami keracunan makanan usai menghadiri pesta pernikahan di Desa Babakan RT 002 RW 004, Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor.

Camat Tenjo, Yudhi Utomo menyebutkan, pihaknya mencatat tambahan tersebut pada pukul 15.00 WIB dengan rincian 12 orang menjalani rawat inap di UGD Puskesmas Tenjo, 10 orang dirawat inap darurat di Balai Desa Babakan, tiga orang dirujuk ke RS Harapan Mulya dan 59 orang lain berobat jalan.

BACA JUGA :  Polisi Limpahkan Kasus Pembunuhan Bule Australia di Bali ke Kejari Badung

“Jadi hingga Minggu pukul 15.00 WIB 84 orang tertangani,” kata Yudhi.(*)

Penulis: LatifEditor: Aini Fitri
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by MonsterInsights