Peduli Peningkatan Perekonomian, PLN Serahkan Bantuan Rp 160 Juta untuk Masyarakat Buleleng

  • Bagikan

BULELENG – Guna mendukung peningkatan perekonomian khususnya di sektor pertanian dan pelestarian lingkungan, PLN UID Bali melalui PLN Peduli menyalurkan bantuan tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) kepada masyarakat di Buleleng dengan total Rp 160 juta, Selasa (18/1/2022).

“Sejalan dengan program pemerintah yang peduli terhadap pertanian dan pelestarian lingkungan, PLN kali ini menyalurkan bantuan kepada kelompok tani dan pengelola bank sampah di Tejakula,” jelas I Wayan Udayana, General Manager PLN UID Bali saat memberikan sambutannya di Bali Desa Tembok, Selasa (18/01).

Udayana menjelaskan bantuan ini diberikan dengan tujuan agar pengelolaan sampah dapat berkelanjutan dan memberikan dampak peningkatan perekonomian bagi masyarakat.

“Sedangkan untuk bantuan kepada kelompok – kelompok tani dimaksudkan agar pertanian semakin modern dengan mengadopsi teknologi – teknologi terbaru yang memanfaatkan energi listrik agar semakin efisien dan produktifitas meningkat,” terangnya.

BACA JUGA :  Abang Adik Residivis Ngembat Uang Pedagang Sayur, Akhirnya Dibekuk Polisi Lagi

Hal ini, menurtnya, sesuai dengan program PLN yakni electrifying lifestyle, di mana masyarakat khususnya para petani dapat berinovasi untuk memaksimalkan mesin – mesin ataupun teknologi lain yang berbasis listrik.

Camat Tejakula, Gede Suyasa menyampaikan apresiasinya terhadap PLN yang memberikan perhatian kepada peningkatan perekonomian masyarakat di Kecamatan Tejakula.

“PLN saat ini telah mampu menunjukkan perannya di masyarakat antara lain dalam pemberdayaan masyarakat melalui tanggung jawab sosial dan lingkungan serta mampu mendukung peningkatan kualitas lingkungan yang dapat memberikan kontribusi kepada peningkatan perekonomian,” jelas Suyasa.

Ia berharap agar bantuan ini dapat berkelanjutan dan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakatnya.

Bantuan yang diberikan PLN disalurkan antara lain kepada Kelompok Petani Muda Keren Desa Tembok sebesar Rp 30 juta untuk pembibitan sayur, Kelompok Tani Pulasari sebesar Rp 80 juta untuk pembelian mesin listrik pengolahan gabah, dan Bank Sampah Tejakula Olah Persada sebesar Rp 50 juta untuk pembelian mesin press sampah plastik serta pembangunan gudang bank sampah.[]

BACA JUGA :  Rencana Pemerintah Kenaikan BBM Tak Pengaruhi Nelayan Gianyar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *