PPPAD Purwakarta Didorong Jadi Penggerak SDM Tangguh di Era Disrupsi

  • Bagikan

PURWAKARTA — Dewan Pimpinan Cabang Persatuan Putra Putri Angkatan Darat (PPPAD) Kabupaten Purwakarta langsung menggelar saresehan usai pelantikan kepengurusan di Makodim 0619 Purwakarta. Kegiatan tersebut dipimpin Ketua DPC PPPAD Purwakarta Ardela Octavivantara, S.H., dan berlangsung di Joglo Asri, Jalan Veteran Mulya Mekar, Babakan Cikao, Kamis (25/6/2026).

Saresehan ini menghadirkan Ketua Umum PPPAD, Ir. Isfan Fajar Satryo Tri Sutrisno, yang juga merupakan putra Wakil Presiden RI ke-6 Jenderal TNI (Purn) Tri Sutrisno. Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran pengurus DPD PPPAD Jawa Barat, pengurus DPC PPPAD Purwakarta, tokoh politik, tokoh agama, serta berbagai elemen masyarakat.

Dalam pemaparannya, Isfan menekankan pentingnya kesiapan organisasi dalam menghadapi tantangan global yang semakin kompleks. Ia menyoroti berbagai ancaman non-konvensional, seperti perang informasi, penetrasi budaya, hingga tekanan ekonomi yang dinilai dapat menggerus ketahanan bangsa.

BACA JUGA :  Plt. Bupati Palas Berharap 5 Orang Lulusan STTD Penerima SK CPNS Dapat Berikan Pelayanan Terbaik untuk Masyarakat

“Jika tidak diantisipasi, Indonesia berpotensi hanya menjadi pasar, bukan pelaku dalam persaingan global,” ujarnya.

Menurutnya, PPPAD tidak boleh berhenti sebagai organisasi simbolik, tetapi harus bertransformasi menjadi motor penggerak perubahan. Peran tersebut diwujudkan melalui penguatan sumber daya manusia (SDM) yang tangguh, berkarakter, dan memiliki daya saing global.

Ia menjelaskan, ancaman saat ini tidak lagi berbentuk fisik, melainkan hadir dalam bentuk degradasi nilai kebangsaan, krisis identitas generasi muda, serta melemahnya daya saing SDM lokal di tengah derasnya arus digitalisasi.

“Tanpa penguatan human capital, kita berisiko menciptakan generasi yang rapuh dalam menghadapi kompetisi global,” katanya.

Sebagai bagian dari keluarga besar TNI Angkatan Darat, lanjut Isfan, PPPAD memiliki nilai-nilai dasar seperti disiplin, loyalitas, dan nasionalisme yang relevan untuk menjawab tantangan zaman.

BACA JUGA :  Penyandang Disabilitas Tekun dan Antusias Belajar Baca Alqur'an dengan Bahasa Isyarat

Ia menegaskan, PPPAD harus berperan sebagai motivator dengan menanamkan nilai kebangsaan dan semangat bela negara kepada generasi muda. Selain itu, sebagai dinamisator, organisasi juga dituntut mendorong pengembangan kompetensi, kepemimpinan, dan karakter melalui pelatihan, kaderisasi, serta program sosial berbasis peningkatan kualitas SDM.

Isfan juga mendorong PPPAD Purwakarta untuk segera menyusun roadmap penguatan human capital berbasis nilai kebangsaan, serta memperluas kolaborasi dengan sekolah, perguruan tinggi, dan pemerintah daerah. Upaya tersebut dinilai penting untuk memperkuat literasi kebangsaan dan ketahanan digital di tengah masyarakat.

“Disrupsi global tidak bisa dihentikan, tetapi bisa dihadapi. Kuncinya ada pada kualitas manusia. PPPAD harus berada di garis depan sebagai penggerak perubahan,” tegasnya.

BACA JUGA :  DPRD Gelar Sidang Paripurna di HUT ke 26 Kabupaten Tulang Bawang dan HUT ke 59 Provinsi Lampung

Melalui kegiatan saresehan ini, PPPAD Purwakarta diharapkan mampu memperkuat peran strategisnya dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya dalam mencetak generasi muda yang berkarakter, berdaya saing, dan memiliki semangat nasionalisme yang kuat.*(AsBud)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by MonsterInsights