Penyandang Disabilitas Tekun dan Antusias Belajar Baca Alqur’an dengan Bahasa Isyarat

  • Bagikan
Penyandang Disabilitas Tekun dan Antusias Belajar Baca Alqur'an dengan Bahasa Isyarat. (Foto ilustrasi)

BOYOLALI– Puluhan penyandang tuna rungu dan tuna wicara antusias belajar huruf hijaiyah dan membaca Alqur’an dengan bahasa isyarat. Mereka bersemangat belajar agama meskipun memiliki keterbatasan fisik.

Kegiatan yang dilakukan selama bulan Ramadhan, sebagai sarana mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa, sekaligus memanfaatkan waktu berbuka puasa. 

Kegiatan belajar dilakukan puluhan penyandang bisu tuli yang tergabung dalam Komunitas Teman Tuli Boyolali. Kegiatan belajar mengenal huruf hijaiyah dan belajar membaca Alquran dilakukan di aula SLB BC YPCM Boyolali. 

Keterbatasan tidak menyurutkan semangat mereka untuk bisa mengenal huruf hijaiyah dan membaca Alquran.

Dengan antusias, para penyandang bisu tuli mengikuti setiap materi pembelajaran melalui bahasa isyarat menggunakan tangan dan jari.  

BACA JUGA :  20 Penyandang Disabilitas Ikuti Bimtek TIK di SMK Telkom Jakarta

Kegiatan sengaja dilakukan untuk meningkatkan kreativitas dan sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT di bulan Ramadhan.

“Awalnya mengalami kesulitan, namun kalau tekun dan bertahap akhirnya bisa menguasai,” kata salah satu peserta, Aryanto, Selasa (11/4/2023). 

Diharapkan, kegiatan tersebut dapat memberikan pengalaman yang menyenangkan serta memotivasi penyandang bisu tuli di sekitar Boyolali untuk terus belajar huruf hijaiyah dan membaca Alquran dengan metode jari.(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *