Bupati Klungkung Tinjau Lahan Rencana Eksekusi untuk Tata Ruang

  • Bagikan

KLUNGKUNG – Bupati klungkung I Nyoman Suwirta beserta tim perencana, turun langsung ke lapangan untuk mengeksekusi dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait sial Rencana Detail Tata ruang (RDTR) Kota Klungkung dan Daya Tarik Wisata (DTW), Senin (14/2).

*RDRT dan DTW itu rencanaya dimulai dari Desa Tegal Besar Kecamatan Banjarangkan hingga Goa Lawah Kecamatan Dawan,” kata Nyoman Suwirta.

Bupati Suwirta berharap kepada kepala desa, kelihan subak, dan masyarakat pada umumnya agar tidak salah paham dengan perencanaan DTW ini.

Jangan nanti ada pikiran dari Tegal Besar sampai Goa Lawah akan didirikan hotel-hotel besar dan pemilik lahan dipaksa untuk melepas lahannya.

Dirinya menjelaskan nantinya konsep DTW di Kabupaten Klungkung ini bisa mengakomodir para petani yang ada di wilayah tersebut.

BACA JUGA :  Warga Serbu Rumah Viral Penuh Sampah Milik Dokter Wayan untuk Berswafoto

“Dengan ditetapkannya DTW ini kita bisa mengatur wilayah tersebut menjadi daerah pariwisata berbasis pertanian bukan sebaliknya pertanian berbasi pariwisata,” katanya.

Pengaturan ini kata dia akan menjadi acuan dalam pengurusan ijin pembangunan fasilitas pariwisata.

Dirinya bersama tim juga berupaya seoptimal mungkin agar lahan pertanian ini masih bisa dipertahankan dan dimanfaatkan yang nantinya akan diintegrasikan dengan pariwisata.

Selain itu yang paling penting kawasan suci yang ada di wilayah tersebut harus diproteksi dengan baik agar para pemilik lahan atau investor tidak sembarangan membangun hotel atau vila karena kita sudah atur dari awal.

“Kita lakukan pengaturan RDTR/DTW ini tidak didasari kepenting pribadi, namun hanya semata mata untuk kemajuan Kabupaten Klungkung,” ujarnya.

BACA JUGA :  Buka Sosialisasi E Katalog, Bupati Klungkung Pesan Genjot Prodak Lokal

Ia juga mengaku mendapat masukan langsung dari para kelihan subak sebagai pertimbangan dalam menentukan titik-titik DTW sehingga nanti finalisasinya dapat segera kdiajukan ke Kementrian Agraria dan Tata Ruang/BPN RI,” pungkasnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *