Normalisasi Situ Bulakan, Para Tokoh Masyarakat Priuk Minta BBWCC Tanggung Jawab

  • Bagikan

TANGERANG – Pasca pekerjaan proyek normalisasi Situ Bulakan yang berlokasi di Kecamatan Priuk, Kota Tangerang selesai dilakukan, justeru menimbulkan masalah tersendiri bagi masyarakat sekitar.

Saat ini terlihat dampak yang ditimbulkan yaitu dampak banjir akibat debet air meningkat karena intensitas hujan tinggi menimbulkan kemacetan di sepanjang Jalan Moh Toha, Sabtu (12/11/2022).

Yogi selaku tokoh masyarakat warga Perumahan Total Persada, Kecamatan Priuk sambil berjalan kaki mengatakan dirinya sangat kecewa akan kerjaan Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung – Cisadane (BBWSCC) yang melakukan normalisasi akan tetapi tidak memperhitungkan dampak yang ditimbulkan.

“sepertinya ada yang salah dalam metode pengerjaan sehingga menimbulkan banjir dimana-mana,” kata Yogi.

BACA JUGA :  25 Gelondongan Kayu Bekas Pembalakan Liar di Hutan Desa Boak Diamankan Tim Gabungan

Hal senada komentar dari H. Roy Marjuk, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kecamatan Priuk mengatakan dirinya menilai perencana dan pengawas dari BBWSCC sepertinya kurang memikirkan dampak kegiatannya apalagi saat ini curah hujan masih tinggi. “Semoga segera diambil langkah penyelesaiannya, jangan dibiarkan lebih larut lumpur dan banjir itu. Jangan sampai terkesan proyek tersebut menjadi proyek asal-asalan,” kata H. Roy Marjuk.

H. Roy menjelaskan, dengan melihat kondisi tersebut maka harus dilihat lagi kompetensi pengawasnya sangat diragukan. “Kalau sudah seperti ini, pihak BBWSCC harus bertanggung jawab atas kejadian di Situ Bulakan,” pungkasnya.

Penulis: Andik ESEditor: Renoto Sirengga
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *