Pasca Erupsi, Gunung Semeru Diguyur Hujan Sejak Pagi

  • Bagikan
Foto: istimewa

LUMAJANG – Perkiraan cuaca yang dikeluarkan Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) bahwa sore hingga malam hari kawasan Gunung Semeru diguyur hujan dengan intensitas sedang nampaknya terbukti.

Berdasarkan pantauan di lapangan, wilayah Kecamatan Pronojiwo sejak pagi tadi, Senin (5/12/2022) hingga menjelang sore hari intensitas hujan masih belum berhenti.

“Sejak tadi pagi, sekitar subuh sudah diguyur hujan sampai sore ini. Dan untuk kegiatan Gunung Semeru, masih ada guguran awan panas sekitar 500-700 meter. Sejak pagi, tepat pengungsian sudah sepi banyak yang pulang,” terang Edi, salah satu relawan, Senin (5/12/2022).

Bahkan BMKG sendiri menyebutkan, wilayah yang berpotensi diguyur hujan disertai kilat atau petir yaitu Kecamatan Tirtoyudo Kabupaten Malang, Jawa Timur. Kecamatan Ampel Gading Kabupaten Malang, Jawa Timur. Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang Jawa Timur. Kecamatan Pasrujambe, Kabupaten Lumajang. Kecamatan Tempursari Kabupaten Lumajang.

BACA JUGA :  Satpam Rumah Makan IBC Gresik Ditemukan Tewas, Polisi: Bunuh Diri, Bukan Pembunuhan

Sementara itu di beberapa kawasan Gunung Semeru lainnya berpotensi hanya diguyur hujan tidak dengan disertai kilat atau petir. Pertama di Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang. Kedua di Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang. Ketiga di Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang. Keempat di Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang.

Diketahui, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMG) menyatakan status Gunung Semeru di Jawa Timur pada Minggu ini telah dinaikkan dari Level 3 atau Siaga menjadi Level 4 atau Awas terhitung mulai pukul 12.00 WIB.

Mengenai, pengungsi yang diperkirakan mencapai ratusan jiwa lebih sejak pagi sudah banyak yang kembali ke rumah masing-masing, dimana yang tersisa di tempat pengungsian hanya 7 manula.
Namun demikian, sejumlah dapur sudah dibangun di Kecamatan Pronojiwo dan petugas dari BPBD serta TNI Polri berjaga-jaga siaga menghadapi kejadian yang kemungkinan terjadi.

BACA JUGA :  Gubernur Bali: Pemberlakukan PPLN Tanpa Karantina Bagi Perjalanan Udara dan Laut
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *