Dirjen Pemasyarakatan Kemenkumham RI Apresiasi Pembentukan Rumah Singgah “Griya Abhipraya” di Bali

  • Bagikan

DENPASAR – Hasil evaluasi program pembentukan Kelompok Masyarakat Peduli Pemasyarakatan (Pokmas Lipas) menunjukkan Bali sebagai wilayah yang memiliki potensi dan peluang tinggi dalam pembentukan Rumah Singgah “Griya Abhipraya” meskipun tidak termasuk dalam pilot project.

Hal ini diungkapkan Direktur Bimbingan Kemasyarakatan dan Pengentasan Anak, Liberti Sitinjak, dalam Rapat Koordinasi Pembentukan Rumah Singgah di Wilayah Bali, Selasa (15/3).

Ia memaparkan, dengan bertambahnya keanggotaan Pokmas Lipas Balai Pemasyarakatan (Bapas) Denpasar yang semula 10 mitra menjadi 23 anggota, serta Bapas Karangasem yang memiliki 14 mitra kerja anggota Pokmas Lipas membuktikan peningkatan. Atas hasil tersebut Bali akan menjadi wilayah pilot project selanjutnya menyusul Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Riau, dan Sumatera Selatan.

“Penambahan wilayah piloting ini bukan sekedar mengoptimalkan output capaian program prioritas nasional pembentukan Rumah Singgah saja, namun demikian melihat tuntutan dan kebutuhan untuk peningkatan peran atau pelibatan masyarakat dalam proses peradilan pidana, khususnya pemasyarakatan, serta penerapan keadilan restoratif melalui upaya peningkatan pemberdayaan Pokmas Lipas,” ujar Sitinjak.

BACA JUGA :  Wujudkan Lapas Kerobokan 'Bersinar', Kanwil Kemenkumham Gandeng BNNP Bali

Ia juga mengungkapkan bahwa pembentukkan Rumah Singgah merupakan program yang diusung untuk memberikan wadah bagi penyelenggaraan pemberdayaan masyarakat yang terpadu dan berkolaborasi dengan berbagai pihak. Dengan kolaborasi dan sinergitas seluruh elemen baik dari unsur pemerintah maupun masyarakat dalam memberikan intervensi kepada pelanggar hukum, diharapkan Rumah Singgah ini dapat menjadi sentral pemberdayaan bagi tersangka, tahanan dan warga binaan pemasyarakatan.

“Peran masyarakat sangat dominan untuk terlibat dalam proses peradilan dan pemidanaan di Indonesia. Bahkan paradigma keadilan restoratif dikuatkan melalui rancangan KUHP yang baru dengan banyak mengusung pemidanaan alternatif, sama halnya yang telah ditetapkan dalam Undang-undang Sistem Peradilan Pidana Anak,” tambahnya.

Menurutnya, kolaborasi dengan masyarakat telah menjadi tuntutan yang diwujudkan melalui Rumah Singgah “Griya Abhipraya”. Rumah Singgah diharapkan dapat mengoptimalkan keterlibatan masyarakat dan stakeholder terkait, khususnya pemerintah daerah.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Bali, Jamaruli Manihuruk mengungkapkan, Bapas Denpasar tengah merintis pembentukan Rumah Mandiri Produk Klien Bapas Denpasar (RUMPIPASAR). Rumpipasar ini dapat menjadi wadah bagi para klien Bapas Denpasar yang memiliki usaha/bisnis dalam mengembangkan usahanya. Barangkali ini menjadi salah satu program unggulan yang dapat mendukung program pembentukan Rumah Singgah di wilayah Bali.

BACA JUGA :  Pegawai Honorer yang Unggah Video Mesumnya Bersama Kades di Lebak Resmi Diberhentikan

“Bapas Denpasar dan Karangasem telah melaksanakan pemberdayaan dibidang kemandirian, kepribadian, hukum, dan kemasyarakatan. Saya juga memberikan apresiasi dan penghargaan kepada pemerintah daerah, khususnya Kota Denpasar dan Kabupaten Badung yang telah memberikan dukungannya dalam penyelenggaraan tugas dan fungsi pemasyarakatan melalui kemitraan dengan Bapas. Karena bagaimanapun juga terdapat warga binaan pemasyarakatan yang merupakan warga masyarakat, yang juga menjadi bagian dari tanggung jawab pemerintah daerah,” ujar Jamaruli.

Tak hanya itu, ia pun memberikan apresiasi kepada Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan di wilayah Bali dalam menjalankan tugasnya dalam penyelenggaraan Pemasyarakatan.

“Mari bersama-sama kita jalankan peran kita dengan berkolaborasi dan bekerjasama dengan berbagai pihak yang terkait, karena keberhasilan pembangunan khususnya dibidang penyelenggaraan pemasyarakatan tidak akan dapat terwujud tanpa pelibatan masyarakat di dalamnya,” tutup Jamaruli.

BACA JUGA :  Optimalkan Sistem Pelayanan Kepegawaian, Pemkot Sabet Empat Award BKN
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *