Terima Audiensi Gemasaba, Adi Arnawa: Pegang Teguh NKRI Jadi Panglima

  • Bagikan
Sekda Badung Adi Arnawa menerima audiensi Gerakan Mahasiswa Satu Bangsa di Puspem Badung, Kamis (24/2). (Foto:ist)

BADUNG – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Badung I Wayan Adi Arnawa menerima audiensi dari Gerakan Mahasiswa Satu Bangsa (Gemasaba) yang dikoordinir oleh Ketua Sainor Rosyid bersama jajaranya, di Puspem Badung, Kamis (24/2) kemarin.

Audiensi ini dilaksanakan menjelang Pengukuhan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Gemasaba Bali, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gemasaba se-Provinsi Bali yang dilanjutkan dengan orasi kebangsaan yang nantinya akan dilaksanakan di 100 Sunset Hotel Kuta Badung.

Sekda Badung Adi Arnawa dalam sambutanya mengucapkan terimakasih, sudah hadir sekaligus menyampaikan portofolio GEMASABA.

Terkait dengan masalah politik berdemokrasi, apalagi kedepannya kalau dilihat dari generasi harus mulai belajar untuk berpolitik, disamping untuk tahu bagaimana posisi di dalam satu bangsa.

BACA JUGA :  Kuasai 6 Bahasa, Anak Supir Taksi di Klungkung Dapat Beasiswa dari Rusia

Menurutnyaa, hal yang terpenting di dalam organisasi, agar benar benar memegang teguh NKRI, agar menjadi panglima.

Secara keseluruhan Indonesia merupakan Negara kepulauan yang terdiri dari berbagai macam Suku, Adat, Budaya, didalamnya juga berbagai macam agama.

“Tetapi bagaimana kita di tengah-tengah keberagaman ini, agar kebangsaan kita tetap terjaga. Dimana Bapak pendiri bangsa mengatakan bahwa Bhinneka Tunggal Ika. Pemimpin kita sudah menyadari bangsa ini adalah bangsa beragam, ibaratkan kita berbeda tetapi memiliki satu tujuan yang harus dijaga dan dirawat,“ ungkapnya.

Lebih lanjut Sekda Adi Arnawa mengatakan kepada generasi muda yang kebetulan juga ikut didalam satu organisasi kepemudaan kebangsaan cukup bagus, tetapi keberagaman tetap dijaga, berpolitik boleh, tetapi tidak boleh keluar dari keberagaman.

BACA JUGA :  Jelang  Event Carangsari Heritage Run Pelaku Desa Wisata Temui Sekda Badung

“Maka dari itu, ini merupakan langkah pintu masuk, ibaratkan jika kita tidak kokoh, tidak punya prinsip, maka terjadinya suatu perpecahan,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Badung kata dia tentu menyambut baik gerakan-gerakan organisasi ini sepanjang tetap ada langkah-langkah sebagai dasar dari Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Bhineka Tungga Eka.

“Ini semuanya harus menjadi sebuah kekuatan didalam organisasi,” imbuhnya. 

Sementara Itu Ketua GEMASABA Sainor Rosid mengatakan, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Gerakan Mahasiswa Satu Bangsa (GEMASABA) Provinsi Bali hadir di tempat ini dalam rangka audiensi.

Dimana awalnya, pihaknya memang mengajukan permohonan kepada pihak Bupati, dan diterima oleh Sekda Badung.

Terkait tujuan melakukan audiensi dalam rangka dilaksanakannya kegiatan pengukuhan DPW GEMASABA Provinsi Bali, dengan seluruh GEMASABA di seluruh Kabupaten se-Provinsi Bali.

BACA JUGA :  Alami Memar dan Patah Kaki, Balita di Denpasar Ditemukan Terlantar di Pinggir Jalan

Dilanjutkan dengan acara orasi politik kebangsaan, karena pada kesempatan tersebut yang dihadirkan dari mahasiswa lintas Kampus, untuk itu dimohonkan Bapak Bupati untuk mengisi acara orasi kebangsaan tersebut.

”Terkait dengan pesertanya yakni mahasiswa berbagai kampus lintas Universitas yang ada, sehingga mahasiswa memiliki kesadaran bahwa mahasiswa juga harus terlibat dalam mengontrol politik di Indonesia khususnya di Provinsi Bali,” ujarnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *